(Diadaptasi dari Doa pada Apel Bendera Rutin: Senin 19 Juni 2023)
0leh: Yulianus Akandius Gale, S.Ag
Penyuluh Agama Katolik Madya
Ya Tuhan yang maha Pengasih dan Penyayang,
Syukur yang tiada terkira kami sampaikan kepadaMu
atas aneka pengalaman rahmat yang boleh kami terima dari waktu ke waktu.
Kami bersyukur,
sampai saat ini Engkau masih memberikan kami nafas kehidupan,
rahmat kesehatan,
dan terutama semangat untuk mengokohkan semanagat Nasionalisme dan integritas diri sebagai ASN yang mencintai NKRI
yang antara lain terunkap melalui kesetiaan Apel Bendera Rutin setiap Senin dan Hari besar kenegaraan.
Semoga aneka ekspresi nasionalisme yang dilakukan
mengingatkan kami bahwa kami hidup di bumi nusantara yang bhineka
karena beragam agama, suku, dan budaya;
dimana hanya sikap memandang yang lain sebagai saudara
dan sahabat sajalah
yang mampu merekatkan perbedaan.
Saat ini sebagai insan ASN kemenag
kami memiliki tugas mulia
untuk menebarkan semangat moderasi beragama.
Semoga kami tiada henti-hentinya menjadi terdepan
yang memelopori dan menggerakan model hidup keagamaan yang moderatif,
tidak hanya dalam tataran konseptual-formal
melainkan meresap sampai dalam praksis hidup konkret dimanapun kami berada.
Kehadiran kami sebagai ASN Kemenag adalah sebuah Panggilan.
Di pundak kami ada aneka tugas yang harus diemban dan diselesaikan.
Antara lain, bantulah untuk tanpa lelah memaksimalkan realisasi anggaran
agar mencapai target yang ditentukan.
Namun, jangan biarkan kami menjadikan target sebagai tujuan,
tetapi tetap harus menghasilkan output yang berkualitas
dan outcome/dampak yang positif demi pembangunan bangsa dan negara.
Selanjutnya biarlah kami terus menghidupi lima budaya kerja Kementerian Agama (Integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan),
senantiasa tekun meningkatkan presetasi kerja dari tupoksi yang dipercayakan kepada kami serta tiada henti mengupayakan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan seoptimal mungkin; Semuanya ini demi memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat agama yang Engkau percayakan kepada kami.
Akhirnya, Ya Tuhan,
Jauhkan kami dari sikap egoisme diri dan kelompok,
aneka godaan dan kekuatan-kekuatan negatif
yang membuat kami putus asa,
yang melemahkan daya juang kami,
yang membuat integritas kami merosot,
yang menyebabkan kami bekerja kurang profesional,
yang mengkerdilkan inovasi,
yang menurunkan rasa tanggungjawab,
sekaligus yang memupuskan aneka harapan kami.
Biarlah disiplin sebagai ASN,
semangat pengabdian,
kesetiaan dalam pelayanan,
tanggungjawab dalam tugas
dan kerjasama dari pimpinan, staf maupun paramubahkti
tetap berkobar.
Doa yang tidak sempurna ini Ya Tuhan
kami sampaikan kepadaMu,
Karena Engkau adalah tujuan sekaligus tumpuan pengharapan hidup kami,
Kini dan sepanjang masa.
Amin