(Humas Bali) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni Minggu, 19 Juni 2022 membuka kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Moderasi Beragama Tahun 2022 yang digelar oleh Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Bertempat di B Hotel Denpasar, kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Moderasi ini diikuti oleh 80 orang peserta yang terdiri dari perwakilan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten/Kota se Bali dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Hadir juga dalam pembukaan ini Kepala Bidang Pendidikan Islam H. Mahmudi.
Rustiani Erwin Yuni Astiti selaku ketua panitia dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini adalah semata untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian bagi para guru PAI di Provinsi Bali. Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme guru PAI.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang akan menunjang keahlian para tenaga didik untuk meningkatkan kemampuan dalam menulis karya ilmiah melalui materi publikasi ilmiah. Diharapkan usai mengikuti kegiatan ini guru PAI ini mampu membuat modul maupun jurnal yang akan membantu para guru PAI dalam menyusun angka kredit. Materi lain yang disampaikan yaitu terkait pengelolaan ekstra kulikuler Rohis (Rohani Islam) dan penguatan Moderasi Beragama.
Dalam arahannya Komang Sri Marheni menyampaikan agar kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan sehingga dapat diikuti oleh seluruh guru PAI di Provinsi Bali. Bidang Pendidikan Islam dituntut untuk mampu menciptakan inovasi dan terobosan baru yang mampu memfasilitasi pelaksanaan kegiatan semacam ini bagi seluruh guru PAI di Bali.
“Manfaatkan kegiatan ini dengan baik untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian bapak dan ibu guru PAI. Materi yang disajikan disesuaikan untuk meningkat kemampuan Bapak Ibu dalam menyusun angka kredit, jadi manfaatkan dengan baik. Selain itu juga melalui materi teknik mengelola program ekstrakurikuler Rohis dalam kurikulum merdeka, bapak dan ibu akan dibekali bagaimana untuk bisa menanamkan dan menumbuhkan karakter profil pelajar pancasila.”Ucap Ka Kanwil.
Ka Kanwil juga menyampaikan bahwa Penguatan Moderasi Beragama yang merupakan program prioritas Kementerian Agama menjadi tantangan bagi tenaga pendidik. Guru dituntut untuk mampu menyesuaikan materi Moderasi Beragama yang disesuaikan dalam setiap momen pembelajaran untuk menyambut tahun toleransi pada 2022 ini.
“Penguatan Moderasi Beragama merupakan bekal dalam mencetak atau membentuk profil pelajar pancasila yang Rahmatan Lil Alamin.” Ucap Ka Kanwil.
Mengakhiri arahannya Ka Kanwil menyampaikan bahwa semua materi yang akan diberikan akan menjadi bekal penting buat bapak dan ibu mengembangkan karir, juga diharapkan mampu menularkan ilmu tidak hanya pada siswa tapi juga pada rekan sesama sejawat mereka dilingkungan kerjanya.
Kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan Moderasi Beragama ini digelar hingga 20 Juni 2022.(sn)