Inmas, Jumat, 15 Maret
2019. Kegiatan Dialog Tokoh Agama dan Dharma Santi yang bertemakan “ Melalui
Dialog Tokoh Agama dan Dharma Santi, Kita Rekatkan Kerukunan Dalam Membangun
Kebersamaan Umat”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari, yakni Pada Hari Kamis,
Tanggal 14 Maret 2019. Bertempat di Hotel Oranjje, Denpasar - Bali. Acara
Pembukaan kegiatan tersebut dibuka dengan Acara tarian penyambutan yang
dilanjutkan dengan Puja Stuti Oleh Ida Peranda dari Griya Kekeran. Kegiatan ini
dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor dan Pejabat Bimas Hindu beserta para Penyuluh
Agama Hindu dari semua Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali
dan Ketua PHDI Provinsi Bali
I Gusti Ngurah Sudiana.
Bapak Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Bapak
I Nyoman Lastra,S.Pd.M.Pd.H dalam sambutannya memberikan beberapa
pengarahan yang secara garis besar beliau memberikan pemahaman dan pengertian
tentang arti dari Kerukunan Umat Beragama dan dimana acara Dharma Santi ini
akan berjalan dengan baik apabila tercapainya
kerukunan intern umat beragama dan diharapkan agar para penyuluh
Kementerian Agama dapat memberikan rasa rukun dan menciptakan kerukunan dalam
hidup bermasyarakat dan beragama di Bali. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan
Dialog Tokoh Agama (Dharma Wecana) yang diberikan oleh Ida Pedanda Griya Kekeran dari Blahbatuh-Gianyar. Disini Beliau memberikan
gambaran apa yang dinamakan dengan kehidupan kerukunan beragama Hindu, Beliau
memberikan pengertian dan pemahaman tentang Jagat Bali Yang Rukun dan Bagaimana
apabila Kerukunan Tidak Terjadi di Jagad bali khususnya, maka aka nada kehancuran
baik dari diri manusianya begitupula kehancuran dari alam dana lam semesta.
Disamping itu pula Ida Pedanda mengingatkan dan menyebutkan bahwa pada intinya
Dharma Santi ini adalah bagaimana Menyelesaikan Kesalah pahaman yang ada dan
Bagaimana memperbaiki Paham-paham yang salah sehingga tercapainya Kerukunan
Umat Beragama dan terciptanya Kesejahteraan Manusia dan Alam semesta-Nya.
Di Akhir Acara Kegiatan Dialog Tokoh Agama dan Dharma Santi Tahun Saka 1941,
ditutup dengan acara silaturahmi ( salam-salaman ) antara para peserta kegiatan
dan undangan-undangan yang hadir dalam Acara kegiatan Dharma Santi. Dan diakhiri
dengan Photo Bersama Para Peserta, Panita dan Undangan Kegiatan Dialog Tokoh
Agama dan Dharma Santi Tahun Saka 1941.