Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Fokus Grup Diskusi USBN PAI SD, SMP, SMA/K

(Bidang Pendidikan Islam) Tanpa terasa sebentar lagi siswa SD, SMP, SMA/SMK akan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD, SMP, SMA/K, Oleh karena itu Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yang bertanggungjawab dalam hal tersebut dengan cepat mengadakan Fokus Grup Diskusi (FGD) USBN PAI tahun 2017.


Fokus Grup Diskusi USBN PAI SD, SMP, SMA/K dilaksanakan dari tanggal 24 sd 27 Pebruari 2017 di Hotel Puri Nusa Indah Denpasar. Kegiatan ini diikuti oleh 90 Peserta yang terdiri dari 30 Guru PAI SD, 30 Guru PAI SMP, dan 30 Guru PAI SMA/K yang berasal dari 9 Kab/Kota se-Bali.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Bali Bapak I Nyoman Lasrta, S.Pd.,M.Ag dalam membuka acara  Fokus Grup Diskusi USBN PAI SD, SMP, SMA/K mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan mengingat FGD USBN PAI ini merupakan penentu hasil belajar siswa dan sebagai tolak ukur keberhasilan guru dalam proses belajar mengajar. Selain memberikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Islam beliau meminta kepada seluruh peserta untuk focus dalam merumuskan komponen-kompenen pendukung USBN sehingga tercipta hasil yang berkualitas dan tercipta lulusan siswa yang berakhlakul karimah.


Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Islam yang dalam penyampaian materinya mengajak peserta untuk meningkat kinerjanya dalam dunia pendidikan sehingga peningkatan prestasi siswa PAI dapat terwujud. Dalam materinya Beliau membahas tentang prinsif-prinsif etos kerja dalam peningkatan kinerja yaitu : 1. Commitment, yakni  memiliki niat yang kuat dan tidak ada kata menyerah dalam menghadapi tantangan. 2. Confidence, yakni percaya diri, memiliki keberanian untuk mengambil keputusan dan berani menerima segala resiko (konsekuen). 3. Cooperative, yakni terbuka dan kerja sama dalam mengembangkan diri. 4. Care, yakni Sangat perhatian terhadap segala hal meskipun hal-hal yang bersifat kecil. 5. Creative, selalu mencari terobosan pada hal-hal yang baru. Challenge, yakni hambatan merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi untuk dipecahkan. 6. Calculation, yakni setiap tindakan dan keputusan harus dipertimbangkan secara objektif dan  faktual secara teratur. Communication, yakni selalu menjalin komunikasi dan memperbanyak jaringan kerja (net working). 7.Competiveness, yakni senang berkompetisi sebagai dasar untuk menjadi orang yang terbaik. Demikian juga sebagai dasar untuk selalu berinteropeksi, mencari kelemahan dan kekurangan dan segera dicari jalan keluarnya.  8.Change, yakni tidak takut terhadap perubahan, bahkan memiliki perasaan senang terhadap perubahan (spirit of change). Ia sadar bahwa dunia ini tidak abadi, segala sesuatu akan berubah dan mengalir. Saya berharap peserta yang hadir dapat menerapkan prinsif-prinsif etos kerja tersebut “tambah beliau”.


Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Bapak Drs. H. Noer Yasin, M.PdI seusai penutupan acara merasa puas atas capaian hasil FGD, karena peserta dapat focus dalam pembuatan soal-soal USBN yang dimulai dari Kisi-kisi, Kartu Soal, dan Soal yang siap digandakan, namun beliau menekankan kepada seluruh peserta untuk menjaga integritas dan komitmennya dalam menjaga kerahasiaan soal yang telah dibuat. Ditahun mendatang saya akan kembali berinovasi mengemas kegiatan serupa menjadi lebih baik sehingga kwalitas soal dan prestasi siswa dapat ditingkatkan lagi ujar beliau. (hesa)

Berita Sebelumnya
Workshop Penguatan Manajemen Program Pendidikan Islam Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Patas
Berita Berikutnya
Senyum, Salam, Sapa Adalah SPM Madrasah

Rekomendasi:

Berita Terbaru: