Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Gebyar Muharram 1446 H : Menebar Kebaikan dan Kepedulian Sosial

Buleleng (Kemenag) – Peringatan 1 Muharram ini merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam. Muharam, sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, mengingatkan kita pada hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Hijrah tersebut bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, penuh dengan nilai-nilai keimanan, kesabaran, dan perjuangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilyah Kementerian Agama Provinsi Bali saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1446 H yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Pendidikan Islam dengan menggambil tempat di Taman Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Kamis (18/7/2024).

Hadir dalam kegiatan ini tokoh agama Al-Mukarrom, Romo KH. Thoha Muntaha, Kepala Bagian Tata Usaha H. Arjiman, Kepala Bidang Pendidikan Islam H. Mahmudi dan jajaran eselon III Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali dan jajarannya, perwakilan SKPD Kabupaten Buleleng serta organisasi masyarakat.

Kegiatan Gebyar Muharram 1446 H juga turut diikuti oleh seluruh ASN, PPPK dan Pramubakti yang beragama Muslim pada Kanwil Kemenag Provinsi dan Kantor Kemenag Kabupaten Singaraja.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Made Subawa menyampaikan dalam dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong-royong.

Lebih lanjut Kakanwil Komang Marheni menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1446 H yang mengusung tema “Gebyar Muharam sebagai Ajang Meningkatkan Empati dan Kepedulian Sosial” bertujuan untuk menebar kebaikan dan kepedulian sosial terhadap sesama. 

“Tema yang diangkat ini sangat relevan dengan kondisi dan situasi saat ini yang serba cepat dan individualistik yang sering kali melupakan nilai-nilai kemanusaiaan” ungkap Kakanwil

Kakanwil mengajak untuk menjadikan bulan Muharam sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, dan meningkatkan kepedulian sosial.

"Gebyar Muharram bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya empati dan kepedulian sosial. Di zaman yang serba cepat ini, kita harus mampu meluangkan waktu untuk peduli terhadap sesama, membantu yang membutuhkan, dan menjalin silaturahmi yang erat," ujar Komang Marheni.

Melalui kegiatan ini Kakanwil berpesan agar dapat mengambil hikmah dan semangat dari hijrah Nabi untuk lebih peduli dan berempati kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan bantuan dan perhatian kita sehingga tali silahturahmi terjalin erat.

Sesuai dengan tema yang diusung, Al-Mukarrom, Romo KH. Thoha Muntaha dalam Tausiyahnya menyampaikan bahwa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT harus terus ditingkatkan dan harus memiliki kepedulian terhadap anak yatim dan sesame manusia.

“Anak yatim adalah roh agama dan dengan semangat agama kita wajib menyantuni mereka” tutur Al-Mukarrom, Romo KH. Thoha Muntaha.

Selain Tausiyah, kegiatan ini turut dibalut dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang diserahkan secara simbolis oleh Kakanwil Komang Sri Marheni serta wawancara dari siswa/i MAN Buleleng. (ca)

Berita Sebelumnya
TRADISI MEDALI PADA KSM (1 EMAS DAN 2 PERUNGGU)
Berita Berikutnya
KaKanwil Kemenag Provinsi Bali Hadiri Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah dan MYRES Tingkat Nasional 2024

Rekomendasi:

Berita Terbaru: