(Humas Bali) Mencetak anak didik yang memiliki mental dan kualitas terbaik sejak usia dini, menjadi latar belakang digelarnya Gebyar PAI (Pendidikan Agama Islam).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali H. Mahmudi di Nirmala Convention Centre saat membuka Gebyar PAI Taman Kanak Kanak Provinsi Bali Tahun 2023, Jum’at (10/09/2023).
Mengusung tema Moderat Sejak Usia Dini, paham moderasi beragama mulai diperkenalkan dengan cara yang mudah dan tentu saja sesuai dengan pola pikir siswa didik taman kanak kanak.
Dijelaskan oleh Rustiani Erwin Yuni Astiti selaku ketua tim Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah bahwa event ini merupakan kegiatan kompetisi dan eksibisi bagi Guru PAI TK dan peserta didik taman kanak-kanak dalam bidang seni, karya inovasi, dan keterampilan, yang merupakan bagian dari kegiatan ekstra kurikuler PAI yang diselenggarakan di Taman Kanak-Kanak.
Gebyar PAI ini diikuti oleh 57 peserta dari Taman Kanak Kanak se Bali. Para peserta akan berkompetisi mengikuti 4 cabang lomba yaitu lomba Dai cilik, lomba hafalan surat pendek, lomba karya inovasi pembelajaran PAI, dan lomba Moderasi Beragama (versi anak), serta lomba ekshibisi.
H. Mahmudi dalam sambutannya menyambut baik terselanggaranya Gebyar PAI ini. Melalui kegiatan semacam ini diharapkan mampu mencetak generasi yang berkualitas.
“Kegiatan semacam ini saya rasa sangat perlu diselenggarakan dan dipertahankan kedepannya sebagai upaya untuk menyiapkan mentak anak didik sejak usia dini dan juga mampu menghasilkan generasi penerus yang berkualitas.”ucap Mahmudi.
Lebih lanjut Mahmudi menjelaskan bahwa dengan ikut dalam komptesi, anak didik dilatih untuk mengasah mental dalam menyalurkan bakat mereka dan juga memperkenalkan jiwa saing yang sportif.
Moderasi beragama mulai disisipkan dalam lomba Gebyar PAI untuk mulai memperkenalkan paham moderasi beraagama sejak dini.(sn)