(Humas Bali) - Apresiasi dan
ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Bali Komang Sri Marheni kepada Kepala Bidang Penyelenggara Haji H.
Nurkhamid beserta jajarannya atas kerja kerasnya yang telah diwujudkan melalui
aksi nyata dengan mengkoordinir Penyelenggaraan Haji Tahun 2023.
Hal tersebut disampaikan oleh Ka
Kanwil saat hadir memberikan sambutan dan sekaligus melepas secara resmi
keberangkatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi baik kloter
maupun non kloter serta Petugas Haji Daerah (PHD) Provinsi Bali Tahun 1444 H/
2023 M bertempat di aula Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Senin 22 Mei 2023.
Selanjutnya Ka Kanwil mengatakan
bahwa tercatat lebih dari 15 ribu masyarakat yang mendaftar dan tertarik
menjadi petugas melalui mekanisme seleksi, tetapi hanya 1.200 yang dinyatakan lulus dan petuga yang
hadir saat ini merupakan adalah bagian dari petugas yang dinyatakan lulus dan
berhak menjadi PPIH Kloter dan PPIH Non Kloter.
“Saya ucapkan selamat kepada
Bapak/Ibu yang terpilih menjadi petugas Haji, jangan sia-siakan kesempatan ini untuk
menunjukkan bahwa Bapak/Ibu adalah benar-benar orang yang terpilih” ucap
Marheni.
Dinamika penyelenggaraan haji
tahun ini memang luar biasa sehingga pemerintah dituntut bekerja ekstra untuk
mempersipakan dan mengoptimalkan penyelenggaraan haji seperti waktu pelunasan
yang dekat dengan waktu pemberangkatan, target perekaman biometrik sebagai
syarat pemvisaan hingga wacana tambahan kuota pada saat kita mempersiapkan
keberangkatan kloter-kloter awal.
Komang Sri Marheni meminta kepada
petugas haji Provinsi Bali sejalan dengan tema haji tahun ini yaitu “Haji Ramah
Lansia” dan juga sesuai dengan motto layanan Cinta yaitu melayani sepenuh hati
untuk mampu memberikan pelayanan terbaik meskipun bukan bagian dari tugas dan
fungsi yang tertera dalam surat keputusan. Menjadi istimewa penyelenggaraan
haji tahun 2023 ini bahwa Menteri Agama RI Bapak Yaqut Cholil Qoumas
mencanangkan Haji Ramah Lansia, sehingga perhatian khusus bagi Jemaah haji
lansia menjadi prioritas. Mampu memberikan layanan dan berkeadilan menjadi
penekanan Ka Kanwil kepada para petugas haji untuk mendukung suksesnya
penyelenggaraan haji tahun 2023 ini.
Selain itu juga Ka Kanwil
berpesan untuk terus memperkuat manasik haji, perkuat komunikasi dan koordinasi
antar sesama petugas karena salah satu kunci sukses penyelenggaraan haji adalah
komunikasi yang baik dan efektif. Murnikan niatan sebagai petugas haji untuk
melayani Jemaah dan senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk dapat
mengemban amanah dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada
Jemaah haji.
“Saya berharap kepada seluruh
punggawa haji untuk tidak mengeluh, laksanakan dan tunjukan loyalitas kepada
bangsa dan Negara. Profesional dalam bertugas dan siapkan fisik. Semoga petugas
haji yang berjuang menjaga citra Provinsi Bali diberikan kelancaran dan
kesehatan. Semoga tahun ini index kepuasan jemaah mengalami kenaikan, karena
pemerintah telah optimal mengerahkan tenaganya memberikan pelayanan” tutur
Komang Marheni.
Sementara itu senada dengan pesan
Ka Kanwil, H. Nurkhamid selaku Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh dan
sekaligus sebagai ketua panitia penyelenggara pelepasan petugas Haji menuturkan
agar 14 orang petugas haji yang terdiri dari 5 orang Petugas Kloter dan 9 orang
Petugas Non Kloter agar siap ditugaskan di sektor mana saja jika sewaktu-waktu
ada perubahan.
“Ikuti SOP yang berlaku, jalankan tugas dan
fungsinya masing-masing. Pembimbing ibdah untuk terus memback-up manasik haji
yang sekarang sedang gencar dilakukan. Tim kesehatan haji kloter juga silakan
membantu terkait vaksinasi jemaah dan membantu mencarikan solusi terhadap
problem kesehatan jemaah dan penyiapan dokumen kesehatan Jemaah” tutur
Nurkhamid.
Pelepasan petugas haji ini
dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Bali, ASN
Kanwil Kemenag Prov Bali, seluruh petugas haji Provinsi Bali dan seluruh
penyelenggara haji se Bali.(ca)