(Inmas Bali), Selasa, 6 Agustus 2019, Dengan tema " Melalui Pemilihan Keluarga Sukinah Tingkat Provinsi Bali, Kita Bangun Keluarga Hindu Yang Harmonis, Damai dan Sejahtera" Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Urusan Agama Hindu melaksanakan kegiatan Pemilihan Keluarga Sukinah Tingkat Provinsi Bali, yang bertempat di Desa Pakraman Bakas, Desa Bakas Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Peserta terpilih untuk penilaian Keluarga Sukinah ini adalah Keluarga dari pasangan I Wayan Arsa dengan Ida Ayu Made Wati.
Agenda ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag, Kepala Bidang Urusan Agama Hindu, Drs. Dewa Made Nida Udyana, M.Pd.H beserta jajaran dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Klungkung, Drs. Ida Bagus Nyoman Gde Suastika,M.Si beserta jajaran, Majelis Alit Desa Kecamatan Banjarangkan, Parisadha Hindu Dharma Indonesia Kec.Banjarangkan, Anggota Dapil DPRD Banjarangkan, Kapolsek Banjarangkan, Danramil Banjarangkan, dan undangan anggota keluarga besar yang hadir mewakili keluarganya. Hadir pula dalam kesempatan ini pemuka masyarakat, Perbekel Desa Bakas, Jero Bendesa Manca, Jero Bendesa Adat Bakas.
Diawali dengan mempersembahkan tari pendet dan dilanjutkan dengan tari barong kemudian menampilkan video profile dari keluarga Sukinah terpilih Kab.Klungkung, Bapak I Wayan Arsa juga menyampaikan profile keluarganya dan keluarga besarnya serta menginformasikan prestasi-prestasi yang telah didapatkan serta sumbangsih yang telah dilakukan oleh keluarga besar Bapak I Wayan Arsa baik di dalam keluarga maupun masyarakat desa setempat serta masyarakat di kecamatan Banjarangkan.
Kehidupan berkeluaga yang dalam Hindu disebut dengan Grhastha, yang bersifat sacral dan suci. Tugas kita sebagai pelayan umat adalah memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang harmonis (Sukinah). Keluarga adalah ikatan/jalinan pengabdian antara suami,istri dan anak. Dasar ikatan dalam Keluarga Hindu adalah “Pengabdian” bukan pengorbanan, beliau berharap ajaran agama Hindu dapat lebih diperdalam untuk dimplementasikan di kehidupan sehari-hari dalam berumah tangga agar dapat meredam yang dapat mengakibatkan keretakan dalam berumah tangga, tutup Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag.
Sebagai akhir acara diserahkan profile keluarga kepada Kepala Bidang Urusan Agama Hindu didampingi tim penilai dan sekaligus penyerahaan biaya pembinaan oleh Kepala Bidang Urusan Agama Hindu didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, kepada Bapak I Wayan Arsa dan dilanjutkan dengan wawancara dengan pihak keluarga terkait dan masyarakat setempat oleh tim penilai serta menampilkan hiburan Bondres.