Humas Bali, kamis 08/06/2023. Pelepasan Keberangkatan Jemaah
Haji Kabupaten Badung yang di selenggarakan di Gedung Kertha Ghosana Kantor
Bupati Badung yang di ikuti oleh para Jemaah Haji serta panitia penyelenggara
Haji dan Umrah di Provinsi Bali.
Acara ini juga di hadiri oleh Bupati Badung yang di wakilkan
oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Badung, Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Badung, Kapolres Badung, Dandim 1611 Badung, Kepala Badan
Kesbangpol Kabupaten Badung, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung, Kabag Umum
Kabupaten Badung, Penyelenggara Haji dan Umroh, Kasi Bimas Islam, Kasi
Pendidikan Agama Islam dan Kepala KUA Kemenag Badung, Ketua FKUB Badung, MUI,
PC, NU, PC GP Ansor, PD Muhamadiyah, PD DMI, IPHI, dan para Ketua Ormas.
Serangkaian acara pelepasan Jemaah Haji di Kabupaten Badung
meliputi, Pembukaan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya,
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an , Pembacaan Doa, sambutan Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Bali dan Sambutan Bupati Badung yang di wakilkan
oleh Sekda Kabupaten Badung, sekaligus melepas secara resmi keberangkatan
Jemaah Haji Kabupaten Badung di Tahun 2023.
Komang Sri Marheni selaku Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bali,
dalam sambutannya menghaturkan rasa syukur yang mendalam karena dapat hadir dan
menyaksikan acara pelepasan Jemaah Haji kabupaten Badung pada musim Haji Tahun
1444 H / 2023 M yang dimana penyelenggaraan ibadah Haji ini merupakan tugas pemerintah,
dimana Kementerian Agama sebagai leading sektor berdasarkan UU. No 8 tahun 2019
tentang penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah serta memiliki tanggung jawab,
yaitu melakukan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah Haji.
Hal senada di ungkapkan oleh Sekda Kabupaten Badung dalam
sambutannya yang menyebutkan, Pelepasan Jemaah Haji adalah tugas pemerintah
sebagai fasilitator serta sebagai penyelenggara, dimana perjalanan Haji
bukanlah perjalanan biasa, namun perjalanan ibadah yang memang harus benar-benar
di jaga serta di awasi, karena perjalanan haji tahun ini merupakan perjalanan
yang paling spesial dan berbeda dari tahun kemarin yang dimana masih dalam
situasi Pandemi dengan segala peratuarannya yang sangat ketat. Namun walau
tahun ini sudah dinyatakan bebas dari aturan prokes, lebih bijaknya semua
jemaah tetap menjaga kesehatan diri hingga tiba dalam tujuan dengan sehat dan
kembali ke Bali dengan keadaan sehat pula. (tam)