(Inmas Bali) Bertempat di Balai Budaya Kabupaten Klungkung, Senin 29 April dilaksanakan pembukaan acara Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) VIII Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 dengan mengusung tema Mengokohkan Karakter, Sportivitas, Kebersamaan dan Budaya Santri Untuk Kejayaan Negeri.
Acara turut dihadiri oleh Bupati Klungkung beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, serta para juri dan panitia lomba.
Rangkaian acara POSPEDA VIII ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 28 April 2019 sampai dengan 30 April 2019. Adapun kegiatan yang dilaksanakan tanggal 28 April 2019 yaitu registrasi peserta lomba cabang pencak silat serta lomba cabang pencak silat yang diadakan di Balai Budaya Klungkung. Senin 29 April 2019 didakan acara pembukaan yang diawali dengan registrasi seluruh peserta dari Kabupaten/Kota se-Bali, dilanjutkan lomba cabang bulu tangkis. Dilanjutkan dengan Pawai Ta’aruf seluruh kontingen dan tiba di Balai Budaya Klungkung untuk mengikuti acara Pembukaan POSPEDA VIII yang dibuka dengan ditandai pemukulan gong.
Dalam sambutannya, Bapak Bupati Klungkung, I Wayan Suwirta, S.Pd., M.M. memperkenalkan Salam Gema Santi, beliau menyampaikan Salam Gema Santi ini merupakan salam khusus spirit Kabupaten Klungkung yang sudah secara universal diucapkan di sekolah maupun di masyarakat. Beliau berharap Salam Gema Santi ini diterapkan juga di seluruh Pondok Pesantren. Mengakhiri sambutan, beliau mengucapkan selamat berlomba bagi peserta POSPEDA VIII. Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd., M.Ag. dalam sambutannya berharap acara POSPEDA VIII ini dapat terlaksana dengan lancar, sehingga apapun hasilnya nanti semua menerima dengan lapang dada.
POSPEDA VIII ini diikuti oleh peserta sebanyak 410 santri, 98 orang pendamping serta dewan juri sebanyak 40 orang. Cabang perlombaan yang dilombakan yaitu pencak silat, bulu tangkis, fashion islami, lomba Hadrah Al Banjari, lomba futsal, atletik, kaligrafi, seni lukis islami, pidato bahasa indonesia, inggris, dan arab, serta lomba stand up comedy. Acara lomba diselengarakan di tempat yang berbeda antara lain di Pondok Pesantren Diponegoro, Gedung Balai Budaya Klungkung, GOR Praja Santhi, Lapangan Futsal Pekandilan, Lapangan Paksa Bali serta di MTs Hasanuddin Klungkung. (ign_w)