(Ura Hindu) Denpasar, 18 September 2018
Kerukunan umat beragama menjadi pilar utama bagi Bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur, hidup rukun dan damai. Kerukunan umat beragama juga diharapkan akan mampu melahirkan kesadaran diri bahwa pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan beraneka ragam dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Pengetahuan dan kesadaran dalam memaknai toleransi umat beragama dipandang masih belum memadai sehingga masih sering timbul konflik-konflik antar umat manusia. Hal ini patut menjadi perhatian bersama, terutama para pemuka agama dan karyawan/karyawati atau ASN Kementerian Agama agar dapat memberikan pemahaman dan menjadi contoh yang baik kepada umat beragama tentang pentingnya toleransi antar umat beragama.
ASN Kementerian Agama dalam melaksanakan rutinitas tugas-tugas dan kewajibannya yang terasa monoton dan mungkin menjenuhkan, sekali waktu perlu diberikan refreshing melalui kegiatan aktual, aplikatif dan reaktif tentang religiusitas dan spiritual. Oleh karena itu, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali menyelenggarakan Kegiatan Kerukunan Intern Kegiatan Religiusitas dan Spiritual Quotient pada tanggal 13 sampai dengan 16 September 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di Alam Tirta Outbound yang beralamat di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memfasilitasi ASN Kementerian Agama khususnya di Bidang Urusan Agama Hindu untuk dapat berinteraksi, membangun kerjasama, mewujudkan kerukunan serta meningkatkan religiusitas dan spiritual quotient. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan sradha dan bhakti ASN; meningkatkan kecerdasan religius dan spiritual; serta meningkatkan keakraban dan kerjasama melalui kegiatan team building.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bidang Urusan Agama Hindu atas terselenggaranya kegiatan yang diperuntukkan bagi ASN Kementerian Agama yang sekaligus merupakan agen penebar kedamaian ini. Beliau juga berterima kasih kepada narasumber, seluruh panitia dan fasilitator serta seluruh elemen yang terlibat dalam perencanaan hingga terlaksananya kegiatan ini. Dalam sambutannya Beliau mengungkapkan bahwa kerukunan adalah sesuatu yang mendasar dalam konteks Bangsa Indonesia yang majemuk dan beragam sehingga pemahaman akan esensi agama menjadi sesuatu yang penting dan mendasar. Beliau berpesan kepada seluruh peserta agar kebersamaan dan team building yang menjadi bagian dari kegiatan ini dapat berdampak pada meningkatnya semangat kerja, kecerdasan, kecermatan, ketelitian serta bentuk koordinasi lainnya. Disamping kecerdasan intelektual, kecerdasaran emosional dan spiritual harus terus dikembangkan untuk kesuksesan karir ASN. Dalam candaannya, Beliau juga mengingatkan seluruh peserta kegiatan bahwa tuntutan untuk clean dan good government saat ini harus terus diwujudkan namun selama 4 (empat) hari kegiatan ini seluruh peserta dipersilakan untuk menikmati kegiatan-kegiatan yang sudah dirancang dan keindahan alam tempat pelaksanaan kegiatan. Terakhir, harapan Beliau, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi bangunan kerja bersama dalam mewujudkan Kementerian Agama yang sehat dan dipercaya oleh masyarakat.
Narasumber yang diundang dalam kegiatan ini adalah beberapa perwakilan dari Rindam IX Udayana dan Dr. Drs. I Gusti Bagus Wirawan, M.Si sebagai praktisi yoga. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan adalah pembelajaran mengenai wawasan kebangsaan, persembahyangan bersama, senam dan tracking, pembelajaran mengenai baris-berbaris, team building, melukat, meditasi dan yoga yang diselingi dengan pembacaan kitab suci. Dalam penyampaian pesan dan kesan selama mengikuti kegiatan ini, perwakilan peserta mengungkapkan kesenangannya karena dapat menjadi lebih akrab dengan rekan sesama ASN lainnya dan berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali di tahun mendatang dengan kegiatan-kegiatan yang lebih beraneka ragam dan dengan pengaturan waktu yang lebih baik lagi. (ts)