Denpasar, (31/5/18) Kegiatan pembinaan generasi emas
2018 diikuti sebanyak 270 peserta yang
berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai provinsi Indonesia,
tidak ketinggalan mahasiswa dari provinsi Bali juga turut ikut dalam pembinaan
tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di The Rich Jogja Hotel selama empat hari (28-31/5).
Pembinaan Mahasiswa Buddhis Tingkat
Nasional Tahun 2018 kali ini mengangkat tema “Mahasiswa Sejati Selalu
Berinovasi dan Cinta NKRI”. Ketua panitia Bapak Parwadi dalam sambutannya mengharapkan
mental dan spiritual mahasiswa buddhis harus disiapkan dengan baik dengan
memberikan pemahaman nilai-nilai pancasila dan nasionalisme.
Kegiatan pembinaan generasi emas 2018
diselenggarakan bersamaan dengan hari Waisak Tahun ini, para peserta juga
mengikuti prosesi perayaan Waisak di Candi Mendut. Prosesi ini dilanjutkan
dengan menempuh jarak yang cukup jauh + 4 km dengan jalan kaki menuju
Candi Borobudur bersama-sama dengan para umat Buddha.
Peserta
pembinaan dibekali penguatan pendidikan karakter yang dibawakan oleh Prof. DR.
H. R. Agus Sartono, MBA dari Kemenko PMK. Selanjutkan peserta kegiatan dibekali
penyuluhan narkoba oleh Brigjend (Pol) DR Victor Pudjiadi SpB, FICS, DFM, Materi
selanjutnya dibawakan oleh Hamry Gusman Zakaria (Motivator dan National best selling author)
dengan tema “5 Pilar Revolusi Mental Untuk memenangkan Kompetisi global” dan di
puncak acara pembinaan Mahasiswa seluruh Indonesia membacakan deklarasi yang
berisikan Setia kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik
Indonesia dan Bineka Tunggal Ika; Menjunjung nilai-nilai Nasionalisme,
Religiusitas, Toleransi dan Demokrasi; Menolak segala bentuk aktivitas dan
tindakan yang mengganggu keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia; serta Mengembangkan
budaya malu, budaya bersih dan budaya tertib. Di akhir
acara peserta dan panitia poto bersama dan terlihat begitu terlihat kegembiraan
dan kebersamaan anatara sesama peserta maupun panitia penyelenggara. (nae)