Bidang PHU : Pelaksanaan bimbingan manasik di KUA Kecamatan diminta untuk dapat melibatkan para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Pasalnya, para pembimbing KBIHU dinilai memiliki pengalaman berhaji yang cukup banyak sehingga dapat menjadi modal pengetahuan untuk disampaikan kepada Jemaah.
Demikian hal yang disampaikan Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Arsad Hidayat, saat tampil menjadi narasumber kegiatan Focus Group Discussion Manasik Haji Sepanjang Tahun yang diselenggarakan Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali di Hotel Atanaya Sunset Road Kuta, Selasa (11/10/2022) kemarin. Hadir sebagai peserta para pelaksana bimbingan manasik haji dari unsur pemerintah dan masyarakat.
Menurut Arsad, KBIHU sebagai salah satu mitra Kementerian Agama dalam melakukan pembinaan kepada Jemaah memiliki pembimbing-pembimbing yang cukup berpengalaman. Selain karena ketokohan para pembimbingnya, mereka juga memiliki intensitas ke Arab Saudi yang cukup sering sehingga pengalaman yang cukup tinggi.
“Ketokohan dan pengalaman mereka sangat diharapkan oleh jemaah. Oleh karenanya, saya wajibkan kepada para pelaksana manasik KUA Kecamatan untuk melibatkan para pembimbing KBIHU sebagai salah satu upaya sinergisitas pemerintah dengan masyarakat dalam pembinaan jemaah,” jelasnya.
Dirbina juga meminta para punggawa haji untuk menggelorakan manasik haji sepanjang tahun sebagai upaya memberikan pembinaan sepanjang waktu kepada Jemaah. Diantara jenis manasik yang terus perlu dilaksanakan adalah manasik on the road, manasik dimanapun saat bertemu dengan Jemaah haji.
Para punggawa haji Bali sendiri sejatinya telah memiliki program MAHABAH (Manasik Haji Bali sepanjang Hayat) yang salah satu menu programnya adalah manasik on-the road. Realisasi program tersebut diantaranya pelaksanaan manasik sambil berolahraga Bersama di lapangan Renon, pembelajaran manasik di pantai atau warung.
Menurut Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Bali, H. Nurkhamid, program MAHABAH dilaksanakan sebagai bentuk totalitas para punggawa haji untuk memberikan pembinaan kepada Jemaah haji Provinsi Bali, kapanpun dan dimanapun berada. Manu program MAHABAH yaitu manasik center, manasik on-line, manasik on-the road, manasik swakarsa dan manasik on-call. (nas)