(InmasBali), Kamis, 25 Mei 2017 Bapak Dirjen Bimas Hindu, Prof. DR. I Ketut Widnya, M.Phil.H, P.Hd. Membuka kegiatan orientasi kerukunan intern umat Hindu Tahun Anggaran 2017, memberikan materi tentang nilai-nilai kerukunan dalam sastra hindu sebagai pilar memperkokoh toleransi beragama, dan beliau mengajak peserta orientasi kerukunan itern umat hindu, tentang persoalan kita bagaimana menciptakan kerukunan di tingkat elit, ujaran kebencian dan hujatan hujatan inilah permainan elit politik akhirnya yang menjadi korban itu masyarakat, sekarang ini banyak sekali politik-politik identitas yang berdasarkan agama dan ujung ujungnya uang dan kekuasaan. tujuan kita lahir kedunia untuk apa, apakah kita membebani dunia apakita menyelesaikan persoalan persoalan yang ada di dunia, kita harus belajar dariwarisan warisan leluhur bangsa Indonesia ini.
Materi di lanjutkan oleh Bapak Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag beliau membawakan materi tentang Kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan Dharma Agama dan Dharma Negara, Beliau sedikit memberikan pemaparan tentang sangat penting dengan adanya pembinaan kerukunan umat ini karena kita tahu belakangan ini terjadi hal-hal yang memang sungguh menjadi perhatian, pimpinan kita saat ini mengambil langkah-langkah serius dan komitif bagaimana jalinan kerukunan ini harus di hidup suburkan dan di kuatkan ikatannya sehingga kekawatiran kita khususnya untuk NKRI tidak lagi ada persoalan dan dipersoalkan oleh oknum-oknum tertentu yang di istilahkan dan yang firal saat ini dengan istilah radikalisme yang semakin semarak. (Ng)