Melalui Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Pasraman, kita wujudkan Peserta didik yang cerdas, kreatif, mandiri dan berakhlak mulia, bahasa itulah yang tertuang didalam meningkatkan suatu pelayanan masyarakat bagi peserta didik siswa pasraman Agama Hindu sesuai pada payung Kementerian Agama khususnya di Bidang Pendidikan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Kegiatan Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Pasraman ini telah berlangsung dilaksanakan pada tanggal 17 s.d 19 Juni Tahun 2017 di Hotel Jimbarwana Kabupaten Jembrana. Acara pembukaan diawali dengan laporan dari ketua panitia Ni Made Mariati, SE begitu pula sambutan selamat datang dari Ka.Kamenag kab. Jembrana I Made Sudarmita, S.Pd. S.Ag. MM dan sekaligus dibuka secara resmi oleh Bapak Ka.kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd. M.Ag. Dalam Sambutannya Bpk. Ka.Kanwil menekankan kepada peserta didik bahwa peserta didik harus ada bekal Panca Sradha sebagai pintu gerbang utama untuk tantangan keberagaman, peserta didik harus mengikuti penguasaaan mendengar melalui penguatan panca sradha, penguatan dan pemahaman Agama Hindu mesti kuat suatu tantangan bagi anak-anak khususnya di kab. Jembrana ini untuk melaksanakan dan mendengarkan kegiatan orientasi ini dan harus menjadi pelajar yang serius. Suatu tuntutan dari apa yang dilaksanakan oleh Bidang Penda Hindu agar peserta didik harus memahami pelajaran yang telah didapat seperti materi penguatan - penguatan lokal yg telah didapatkan nanti, anak-anak harus perlu memahami majunya akan teknologi dan informasi mana berdampak positif dan mana berdampank negative sesuai dengan berkembangnya jaman maka dari itu peserta didik harus memiliki moral yang baik, cerdas dan memiliki suatu tantangan tertentu dan mesti mampu mengendalikan diri di jaman era globalisasi ini,” tandasnya. Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H memberikan materi tentang Peningkatan Sradha melalui Praktek Keagamaan, bahwa melalui Peningkatan Sradha Bhakti siswa pasraman ini peserta didik dapat menunjang peningkatan Sradha Bhakti pada anak-anak agar dapat mengaktualisasikan di rumah maupun kepada masyarakat khususnya kepada peserta didik untuk dapat memahami pentingnya meningkatkan Sradha Bhakti (kewajiban untuk berbhakti) yang diajarkan baik oleh guru maupun orang tua dirumah, sehingga diharapkan Siswa dapat memahami arti dari pada kewajiban mengajarkan untuk berbhakti ke masyarakat dan begitu pula sebaliknya seorang anak didik juga dapat memahami betapa pentingnya berbhakti kepada semua mahluk, sesama maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan Sradha Bhakti ini dicanangkan untuk wujudkan Peserta didik yang cerdas, kreatif, mandiri dan Berakhlak Mulia, disamping beliau memberikan materi beliau juga memberikan praktek tata cara sembahyang yang baik dan benar.
Selain itu hadir pula narasumber dari Ka. Kamenag Kab. Jembrana I Made Sudarmita, S.Ag. MM dengan materi Peningkatan Sradha Bhakti melalui 5 Budaya Kerja Kementerian Agama, Sat Polres Jembrana I Gusti Komang Muliadnyana, SH dengan materi Pengenalan tentang Obat-obat terlarang (Psikotoprika), Dosen Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar DR. I Made Surada, MA dengan materi tentang Peningkatan Sradha Bhakti melalui Wiracarita, Dosen Unud Fakultas Bahasa Jawa Kuno Prof. DR. I Nyoman Suarka, M.Hum dengan materi Peningkatan Sradha dan Bhakti melalui Wiracarita, dari Pengawas Agama Hindu Ka.Kemenag Kab. Jembrana Ketut Susilangayoni, S.Ag. M.Pd.H dengan materi Peningkatan Sradha Bhakti melalui Praktek Upakara Mejejaitan dan Sulastri, S.Ag. M.Pd.H dengan materi Peningkatan Sradha Bhakti dalam Revolusi Mental.