(Inmas Bali) Minggu, 24 September 2017 bertempat di Kebun Raya Bedugul Kab. Tabanan Bali digelar kegiatan Pembinaan mental Pegawai Kementerian Agama Provinsi Bali yang digagas oleh Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Hadir dalam acara ini seluruh pegawai dilingkungan Kementerian Agama Provinsi Bali serta seluruh kepala Madrasah dan guru madrasah. Menjadi begitu berbeda karena dalam kesempatan ini juga turut hadir Menteri Agama RI Bapak Lukman Hakim Saifudin beserta Ibu Trisna Willy Lukman Hakim Saifudin, dan Bapak Irjen Kementerian Agama RI Bapak Prof. Dr. M. Nur Kholis Setiawan.
Bapak Irjen didaulat untuk memberikan tausyiah kepada seluruh Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama Provinsi Bali. Dalam tausyiahnya beliau menyampaikan bahwa seperti yang disampaikan oleh Bapak Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman lastra, S.Pd, M.Ag mengenai kerukunan hidup umat beragama yang ada di Provinsi Bali beliau juga menyampaikan bahwa kita sebagai umat beragama harus kembali memahami subtansi agama bukan pakaian agama. Seluruh ajaran agama mengajarkan kebaikan tidak ada yang mengajarkan keburukan. Sehingga agama jangan dijadikan alat pembeda. Substansi agama harus lebih dipahami agar kita dapat lebih menghargai perbedaan dan dapat mengimplementasikan ajaran agama dalam kaitannya pekerjaan kita sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama. Perbedaan ajaran agama baik satu agama maupun agama yang berbeda hendaknya janganlah diperbesar namun dengan kita memahami substansi agama maka kita akan mampu bagaimana mengantisipasi semua hal tersebut secara bijak.(sn)