Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Mewujudkan Data Pendidikan Islam Yang Valid dan Akurat

(Bidang Pendidikan Islam) Data adalah fakta-fakta mentah yang harus dikelola untuk menghasilkan suatu informasi yang memiliki arti bagi suatu Organisasi atau Lembaga  sehingga data memiliki peran penting dalam suatu organisasi untuk mengambil sebuah kebijakan strategis.
Dalam hal Data pada Bidang Pendidikan Islam telah memiliki aplikasi data yang sudah lama dibangun yang dikenal dengan aplikasi EMIS. EMIS (Education Management Information System) adalah sistem informasi manajemen pendidikan yang dikembangkan oleh Ditjen Pendidikan Islam untuk mendukung pengelolaan data pokok lembaga pendidikan Islam, baik formal maupun non-formal.
Dalam menjaga kevalidan data EMIS pada Bidang Pendidikan Islam Provinsi Bali, Seksi Sistem Informasi Pendidikan Islam membuat kegiatan Program baru yaitu Pendampingan Penginputan Data Lembaga, Data PTK, dan Data Siswa pada tahun 2017 di tiga kabupaten yaitu Buleleng, Jembrana dan Karangasem.
Rabu, 1 Maret 2017 kegiatan Program Pendampingan Penginputan Data Lembaga, Data PTK, dan Data Siswa pada tahun 2017 dimulai di Kabupaten Buleleng dengan mengundang 86 orang peserta dan ditempatkan di MIN 2 Buleleng.
Kepala Bidang Pendidikan Islam Bapak Dr. H. Arjiman, M.Pd yang datang langsung untuk memberikan materi mengatakan Program Pendampingan Penginputan Data Lembaga, Data PTK, dan Data Siswa pada tahun 2017 adalah salah satu kegiatan prioritas Bidang Pendidikan Islam karena kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi operator EMIS, SIMPATIKA, Verval PD, Verval SP, DAN Aplikasi IJOP yang ada di Kab/Kota dalam menyelesaikan permasalah-permasalah dalam penginputan Data. Saya ingin Data Pendidikan Islam di Provinsi Valid dan Akurat “tegas beliau”. Sehebat dan sebanyak apapun aplikasi data yang telah dibuat/diciptakan apabila tidak dikerjakan maka akan percuma, oleh sebab itu peran operator dan motivasi pimpinan dalam menginput data sangatlah diperlukan guna mewujudkan data pendidikan Islam yang valid dan akurat, “tambah beliau”.


Sedangkan Kepala Seksi Sistem Informasi Bidang Pendidikan Islam Bapak Drs. Kusnul Hadi, M.Pd dalam menutup acara mengatakan tidak ada lagi alasan operator tidak bisa menginput karena secara teknis timnya sudah terjun langsung untuk mendampingi para operator untuk melakukan penginputan data, menjawab secara langsung yang dihadapi operator. Sedangkan menjawab pertanyaan operator terkait minimnya sarana pendukung seperti jaringan internet, beliau di tahun mendatang akan mencoba menganggarkan anggaran jasa internet pada Kabupaten kota yang dapat di share hingga ke Madrasah swasta, namun kalaupun tidak ada anggaran BOS dapat juga gunakan. “tambah beliau”. hesa

Berita Sebelumnya
Workshop Penguatan Manajemen Program Pendidikan Islam Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Patas
Berita Berikutnya
Senyum, Salam, Sapa Adalah SPM Madrasah

Rekomendasi:

Berita Terbaru: