(Inmas Bali), Ajakan untuk terus meningkatkan Sradha, Bhakti dan Dharma dengan memperdalam ajaran agama Hindu dan kitab suci Weda serta mengembangkan nilai – nilai luhur seni dan budaya disampaikan oleh I Nyoman Lastra selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang sekaligus membuka Kegiatan Pasraman Kilat Kegiatan 1. Ajakan tersebut disampaikan kepada peserta didik siswa siswi tingkat SD dan SMP yang berasal dari Desa Binyan berjumlah 50 orang dengan maksud agar dapat mengimplementasikan pengetahuan agama yang diperoleh di sekolah dalam kehidupan sehari-hari serta menumbuhkan jiwa dan wawasan kebangsaan dalam melaksanakan Dharma Negara dan Dharma Agama.
Kepada peserta didik yang merupakan generasi Hindu di era milineal, I Nyoman Lastra dengan didampingi oleh IB Mastika selaku Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu dan Ka.Kemenag Kab.Bangli, Made Subawa serta Kepala seksi Pendidikan Agama Hindu berharap, dalam menjalankan kehidupan sehari hari wajib berpedoman pada sastra weda dan ajaran agama hindu serta melaksanakan praktek-praktek keagamaan seperti halnya melaksanakan upacara yadnya keagamaan dan upakara agama hindu yang tidak lepas dari Ajaran Agama Hindu itu sendiri, sehingga menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera lahir dan batin.
Nyoman Lastra tidak segan-segan meleburkan diri dengan anak-anak dengan melontarkan humor-humor ringan dan memberikan tanya jawab serta langsung diberikan hadiah oleh beliau sendiri dan IB Mastika juga Made Subawa bagi yang dapat menjawabnya. Disamping itu Nyoman Lastra meminta kepada anak-anak untuk mempraktekan urutan dari persembahyangan Trisandya dan Kramaning Sembah serta Tri Kaya Parisudha serta mengingatkan untuk tidak lupa ibadah.
Akhir sambutan beliau menegaskan peran dari Kementerian Agama dalam bidang pendidikan agama kepada perwakilan Perangkat Desa Binyan yang hadir sebagai undangan yaitu mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan tentang ajaran agama atau menjadi ahli dalam ilmu agama. Selain itu pentingnya pendidikan agama sejak dini karena generasi muda merupakan ujung tombak dalam pembangunan bangsa, sehingga menanamkan Pendidikan agama sejak dini, merupakan tujuan utama membentuk karakter dan budi pekerti luhur demi terciptanya generasi emas Th 2045.
Tidak lupa Made Subawa menyampaikan ucapan terima kasih karena telah dipilihnya desa Binyan utk kegiatan Pasraman Kilat, dan dirasakan sangat tepat sekali sebab berdasarkan Perpres No. 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019 Desa Binyan merupakan salah satu Desa pilot Project Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional yang perlu mendapatkan perhatian, serta untuk mendukung arah kebijakan Nasional dalam menguatkan Desa dan Masyarakat desa serta mengembangkan pusat pusat pertumbuhan di pedesaan terutama dalam pembangunan SDM.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat bertempat di Desa Binyan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, pada hari Jumat, tanggal 25 Oktober 2019 mengusung tema “ Melalui Penyelenggaraan Pasraman Kilat Kegiatan I Kita Wujudkan Peserta Didik Yang Cerdas, Kreatif, Mandiri dan Berakhlak Mulia” memberikan vibrasi positif kepada peserta didik dan masyarakat yang ada di Desa Binyan, Kec. Kintamani, Kab. Bangli. yaitu dengan menghadirkan Kemenag Menyapa yang merupakan program inovatif Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, dimana pelayanan di bidang agama dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk memberikan pelayanan dibidang agama.