Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Pasraman Kilat Kegiatan II, Bidang Pendidikan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.

"Dengan Pasraman Kilat Kita Mantapkan Praktek Keagamaan Dalam Membangun Pendidikan Karakter"


Inmas Bali,  Kamis 17 Oktober 2019, bertempat di balai serbaguna desa kesiut, kecamatan kerambitan, kabupaten Tabanan, digelar kegiatan Pasraman Kilat Kegiatan II, yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Acara ini bertajuk "Dengan Pasraman Kilat Kita Mantapkan Praktek Keagamaan Dalam Membangun Pendidikan Karakter", dengan para peserta anak-anak tingkat sekolah menengah dan tingkat atas, perwakilan se-kabupaten di Tabanan.


Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa bersama, laporan ketua panitia dan hadir sebagai pembuka acara Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu, Ida Bagus Mastika yang didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tabanan Ida Bagus Putu Arsana, Kepala Seksi Keagamaan Ni Made Artini dan Bendesa Desa Pakraman Kesiut. 


Dalam sambutannya, IB Mastika sangat menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya kegiatan ini di desa kesiut, karena kegiatan ini mampu sebagai pembelajaran untuk mempraktekkan ajaran agama khususnya Agama Hindu yang sudah diajarkan di sekolah. IB Mastika juga berterima kasih kepada Bendesa serta prajuru adat karena sudah memfasilitasi kegiatan ini di Balai Serbaguna Desa Kesiut, Serta anak2 yang sudah hadir dalam kesempatan ini. Visi misi Kementerian Agama terutama di Bidang Pendidikan Agama Hindu memang tertuju pada sektor pendidikan yang mampu meningkatkan kwalitas pendidikan serta kwalitas pengajar itu sendiri. Karena dengan ini kita mengetahui sejauh mana teori dan praktek agama itu sudah diterapkan. Agama Hindu menurut IB Mastika, bukan saja mencari nilai, tetapi menerapkan teori agama,  antara berfikir,  berkata dan berbuat yang mencerminkan kita sebagai umat beragama. Umat Hindu di Bali yang terlihat nyata adalah upacara Keagamaannya, karena umat Hindu adalah agama yang menerapkan pelaksanaan melalui upacara keagamaan, karena dasar lambang agama Hindu adalah Swastika yang memiliki arti garis bawah keatas adalah hubungan manusia dengan Tuhan dan kesamping hubungan antar sesama.Ajaran agama Hindu adalah Bakti, yaitu bakti kepada Tuhan, bakti Sesama manusia dan bakti terhadap semua mahluk ciptaannya, ungkap IB Mastika. 


IB Arsana yang hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan ini,  mengajak anak-anak sekolah untuk semangat dan betul-betul menerapkan ajaran Agama Hindu sebagai acuan dalam berkehidupan sehari-hari dimanapun kita berada. Ada yang menarik dalam pemaparan dari IB Arsana, para peserta diajak belajar mengingat melalui hitungan ganjil,  1,2 dan jika kelipatan 3 disebutkan "OM" dan kelipatan selanjutnya, para pesertapun sangat antusias dan ucapan yang salah disambut dengan gelak tawa para peserta. Ni Ketut Siti Penyuluh Agama Hindu dari Kantor Kemenag Tabanan, mengisi materi dalam kegiatan ini dengan praktek pembuatan sarana upacara banten yang baik dan benar, yang meliputi banten canang sari, daksina dan banten pejati. Dalam acara penutupan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu IB Mastika, juga menyempatkan untuk memberikan pemahaman tentang sikap sempurna dalam melakukan Puja Tri Sandya dan tanya jawab terkait arti dari mantram tri sandya. Seusai memberi pemaparan acara ditutup dengan foto bersama. 

Berita Sebelumnya
Tantangan Kehumasan Kementerian Agama Yang Harus Profesional, Kreatif dan Inovatif
Berita Berikutnya
SPEAK Kanwil Kemenag Prov. Bali Di Gelar Di Kantor Kementerian Agama Kab.Badung

Rekomendasi:

Berita Terbaru: