SUKACITA DI SORGA
Lukas 15:1-7
Dari Perumpamaan tentang domba yang hilang (Lukas 15:1-7), Tuhan ingin menyampaikan bahwa:
- Tuhan tidak pernah membeda-bedakan umat ciptaanNya sebab satu orangpun sangatlah berharga bagi Tuhan Allah. Karena itu perintah untuk saling mengasihi dan saling bertolong –tolongan menanggung beban (Gal.6:2) bagi setiap umat cipataan adalah merupakan suatu kewajiban.
- Allah sangat merindukan semua umat manusia ciptaanNya diraih dalam kasihNya, memperoleh anugerahNya.
- Tuhan berkenan mencari umatNya yang berdosa, dan justru saat berdosalah, Allah menunjukan kasihNya melalui Kristus yang mati untuk kita (Roma 5:8).
Terinspirasi dari ayat 7 yang mengatakan “Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." Yesus memberikan perumpamaan betapa pentingnya umat ciptaanNya bagi Dia, satu orang pun akan dicari dan diselamatkan, bahkan harus meninggalkan yang 99 orang, karena Yesus datang untuk mencari orang yang sesat, (Lukas 19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang). Disaat yang hilang sudah ditemukan (terjadi pertobatan) maka akan terjadi Sukacita di Sorga.
Sekarang bagaimana peran kita sebagai umat Tuhan untuk menciptakan peristiwa sukacita di sorga akibat dari peristiwa yang kita perankan di dunia ini. Renungkanlah :
- Apakah saya sudah pernah melakukan sesuatu yg akhirnya membuat terjadinya sukacita di sorga? Atau malah sebaliknya.
- Seberapa banyak ujar & tingkah hidup saya membuta penghuni sorga tersenyum?
- Bagaimana membuat penghuni sorga/para malaikat bersukacita.
Malrilah berlomba-lomba menciptakan Sukacita di Sorga, dengan cara :
- JANGAN GELISAH MELIHAT ORANG BERBUAT KEBAIKAN.
1. Jangan bersungut sungut, jangan merasa diri paling benar, jangan sombong.
2. Jangan susah melihat orang lain berbuat baik.
3. Jangan membenci orang yang melakukan kebenaran.
- BERTINDAK YANG MENGAKIBATKAN PERTOBATAN BAGI ORANG LAIN (jangan menjadi batu sandungan).
1. Ada sukacita di sorga jika satu orang berdosa yang bertobat. (bnd. Luk. 15:10 ... Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat).
2. Pertobatan pribadi dengan meninggalkan segala dosa dan kefasikan tentu akan membuat sorga bersukacita.
3. Bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu. (Kisah 26:20)
Hendaknya kehidupan kita mencerminkan bahwa kita adalah umat yang memperoleh kasih Allah dan memancarkan kasih itu bagi siapapun, yang dapat dirasakan orang lain dan bahkan membuat orang mengenal karakter Yesus Kristus melalui perbuatan dan tingkah laku kita, sebagai tanda bagaimana kita berterimakasih atas segala anugerah Allah bagi kita yang berdosa. AMIN. (JST)