Inmas Bali, Jumat 8 November 2019.
Hari ini ada yang spesial di Kanwil Kemenag Prov. Bali. Selain melakukan aktifitas olah
raga jumat, hari ini juga dilaksanakan Pemilihan Agen Perubahan Jilid II oleh
segenap ASN dilingkungan Kanwil Kemenag Prov. Bali dengan calon-calon dari
utusan Perwakilan dari Bidang dan Bimas Kanwil Kemenag Prov.Bali. Pemilihan ini bertema "Kece
Amat" yang memiliki arti Kerja Cerdas Amanah Bermanfaat".
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. Bali I Nyoman Lastra yang didampingi oleh Kabag TU beserta semua jajaran pejabat dilingkungan Kanwil Kemenag Prov. Bali. Nyoman Lastra dalam pembukaan memberikan apresiasi yang sangat besar kepada Agen Perubahan Jilid I, karena atas prakarsa agen perubahan jilid I terselenggara juga jilid II, apalagi Agen Perubahan Jilid I sudah menggema dan me-Nasional gaungnya di pusat. Jadi harapannya, siapapun yang terpilih nanti, merekalah yang akan dipercayai untuk melakukan perubahan kantor ini kearah yang lebih baik, disertai dengan program dan layanan yang bagus dan bermanfaat bagi umat dan masyarakat, ungkap Nyoman Lastra. Setelah memberikan sambutan, Nyoman Lastra (Ka.Kanwil), didampingi Abu Siri (Kabag TU) mendapat kesempatan pertama untuk memilih secara hati nurani Calon Agen Perubahan Jilid II dan dilanjutkan dengan seluruh pejabat beserta ASN dilingkungan Kanwil Kemenag Prov. Bali. Proses pemilihan sangatlah praktis, karena pemilih di suguhkan aplikasi lewat laptop, dengan cara memasukkan Nomor Induk Pegawai, para ASN sudah bisa menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani.
Sembari menunggu proses
pemilihan, para ASN di lingkungan Kanwil Bali disuguhkan hiburan Akustik Gitar
Solo yang dibawakan secara swadaya oleh Gus Arijaya, salah satu ASN di Kanwi Kemenag Prov.Bali. Lantunan lagu "jaga kebersamaan umat" menjadi tembang handalan
dan terfavorit dilingkungan Kanwil Kemenag Prov.Bali. Setelah proses pemilihan selesai, para
pemilih juga mendapat door price yang diundi secara langsung di hadapan seluruh
ASN, disertai dengan foto bersama menandai ditutupnya proses pemilihan Agen
Perubahan Jilid II dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.