(Humas Bali) – Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali kembali menggelar Pendis Awards Senin, (4/12/2023) bertempat di 100 Sunset Road, Mangupura. Pendis Awards ini dirangkaikan dengan kegiatan Ngopi bareng anggota legislatif.
Nama besar provinsi Bali tidak bisa dipandang sebelah mata. Berbagai prestasi yang diraih memnuktikan bahwa dibawah binaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mampu menghasilkan madrasah yang berkualitas dan mampu berdaya saing.
Dijelas oleh Rustiani Erwin Yuni Astiti selaku ketua pantia bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka peningkatan mutu pendidikan islam sehingga perlu dilaksanakan kegiatan sharing dan tukar pendapat antar semua pihak untuk kemajuan pendidikan islam di provinsi bali baik dari unsur pendidik dan tenaga kependikan sarana prasarana dan lembaganya.
“Peran aktif guru dalam melakukan inovasi pembelajaran dituntut untuk selalu lebih kreatif dari waktu kewaktu dengan menyesuaikan perkembangan jaman baik dari segi penggunaan media teknologi digital dan peningkatan literasi pendidikan,” jelas Rustiani.
Kegiatan ngobrol pendidikan islam bersama anggota dewan kali ini juga diisi dengan kegiatan yang mengarah kepada kemajuan pendidikan islam di Provinsi Bali oleh salah satu anggota DPR RI dari komisi 8 bapak I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan.
Sementara itu mewakili Kepala Kantor Wilayah, Arjiman selaku Kabag TU menyampaikan bahwa Pendis Awards merupakan bagian dari strategi Kementerian Agama dalam menumbuhkan lembaga madrasah, pontren, TPQ, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) unggul dalam rangka peningkatan mutu, daya saing dan citra pendidikan madrasah.
Lebih lanjut Arjiman menyampaikan bahwa penganugerahan Pendis Awards tahun 2023 merupakan ajang apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada madrasah dan lembaga kemenag yang memiliki prestasi dan keunggulan kompetitif dan komparatif dalam bidang tertentu. Keunggulan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi lembaga: (madrasah, TPQ, MDT, pontren) lainnya.
“Prestasi ini bukanlah yang terakhir, namun ini titik awal dari proses perjuangan kita semua untuk senantiasa komitmen dan konsisten dalam mengaplikasikan data di lembaga pendidikan madrasah maupun pontren dibawah naungan Kementerian Agama Provinsi Bali,” Ujar Arjiman.
Kegiatan Ngopi bareng anggota legislatif ini di rangkaikan dengan pemberian penghargaan dan apresiasi Pendis award untuk siswa, santri, guru madrasah, guru PAI, admin EMIS, pimpinan pondok pesantren, TPQ, dan MDT.
Diikut oleh 180 orang peserta dari unsur Siswa, Santri, Guru Madrasah, Ustadz/Ustadzah, Guru PAI TK, Admin Emis, Kepala Seksi Pendidikan Islam se Bali, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se Bali, Kepala Madrasah Negeri, Lembaga TPQ, MD, dan Pimpinan Pondok Pesantren. Sebanyak 119 penghargaan diberikan kepada lembaga – lembaga pendidikan islam, para pendidik, para siswa yang berprestasi di tahun 2023 ini, diantaranya penghargaan madrasah berprestasi, madrasah sehat, guru berprestasi dan siswa berprestasi.(sn)