Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali mengumumkan pemenang Pemilihan Penyuluh Teladan Non PNS Tahun 2019 pada hari Kamis, 28 Nopember 2019 bertempat di Wisma Sejahtera Kementerian Agama Propinsi Bali yang beralamat di Jalan Kahuripan Nomor 1, Lumintang, Kota Denpasar. Setelah selesai melaksanakan Pemilihan Penyuluh Teladan Non PNS pada hari Selasa, 10 September 2019 yang dilanjutkan dengan melaksanakan observasi terhadap peserta Pemilihan Penyuluh Teladan Non PNS yang masuk ke dalam posisi 5 besar terbaik, tim juri sepakat untuk memutuskan pemenang Kegiatan Pemilihan Penyuluh Teladan Non PNS untuk tahun 2019 sebagai berikut :
1. Juara I : I Gede Arum Gunawa, S.Ag (Kabupaten Tabanan) berhak menerima piala dan uang pembinaan Rp. 6.000.000
2. Juara II : Ni Putu Ari Sudiada, S.Pd (Kabupaten Buleleng) berhak menerima piala dan uang pembinaan Rp. 5.000.000
3. Juara III : I Komang Arya Adi Putra (Kabupaten Klungkung) berhak menerima piala dan uang pembinaan Rp. 4.000.000
4. Juara Harapan I : I Wayan Sudarsana, S.Pd.H (Kabupaten Bangli) berhak menerima piala dan uang pembinaan Rp. 1.000.000
5. Juara Harapan II : I Gede Juliawan, S.Sos, M.Pd.H (Kabupaten Badung) berhak menerima piala dan uang pembinaan Rp. 1.000.000
Melalui Kegiatan Pemilihan Penyuluh Teladan Non PNS diharapkan kualitas SDM utamanya kompetensi dari Penyuluh Agama Hindu dalam memberikan bimbingan agama kepada masyarakat dapat meningkat dan menjadi lebih baik lagi. Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali (Drs. I Dewa Made Nida Udyana, M.Pd.H) mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali yang pada saat yang sama berhalangan untuk hadir, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang atas prestasi yang diraih. Namun Beliau mengingatkan kepada Penyuluh Teladan Non PNS yang menjadi pemenang agar tidak terlalu larut dalam nuansa kemenangan karena ke depannya Swadharma atau kewajiban Penyuluh Non PNS membantu Kementerian Agama untuk membina umat beragama sudah menanti dan pastinya akan semakin berat serta penuh tantangan. Semoga seluruh penyuluh agama yang ada di jajaran Kementerian Agama Propinsi Bali dapat melaksanakan tugas di wilayah binaan mereka masing-masing sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama oleh umat beragama dalam kehidupan keseharian mereka. (ts)