(Bidang Pendidikan Islam) Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional adalah salah satu dokumen negara yang diberikan kepada peserta didik yang telah menamatkan pendidikan pada satuan pendidikan, oleh karena itu Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Jumat, 2 Juni 2017 mengadakan kegiatan Sosialisasi Penulisan Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SHUAMBN).
Kepala Bidang Pendidikan Islam Bapak Dr. H. Arjiman, M.Pd dalam membuka acara kegiatan Sosialisasi Penulisan Ijazah dan SHUAMBN menyampaikan pentingnya memahami dan melaksanakan Juknis penulisan Ijazah dan SHUAMBN yang sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2094 Tahun 2017 sehingga tidak ada perbedaan dalam penulisan pada Madrasah diseluruh pelosok Provinsi Bali.
Kegiatan Sosialisasi Penulisan Ijazah dan SHUAMBN dirangkai dalam dua tahap, tahap pertama disampaikan oleh Drs. H. Hud Muhammad, SH.,MA kepala Seksi Pendidikan Madrasah Tk. Menengah yang menyampaikan materi tentang tata cara penulisan ijazah pada jenjang Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah baik dari segi pengkodean nomor ijazah, dan bentuk tulisan.
Sedangkan ditahap kedua disampaikan oleh Bapak Drs. Abu Siri, S.Ag.,M.PdI kepala Seksi Pendidikan Madrasah Tk. Dasar yang membahas tentang penulisan blanko Sertifikat Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional dan SHUAMBN. Beliau mengatakan petugas yang melakukan penulisan SHUAMBN harus dibuat Surat Keputusan (SK) dari kepala Madrasah sehingga mereka bertanggungjawab penuh terhadap apa yang telah dibuat mengingat jumlah blanko yang ada sesuai dengan jumlah peserta ujian, dengan kata lain tidak ada blanko cadangan. Diakhir penyampainya beliau mengingatkan bahwa Ijazah dan SHUAMBN hanya diterbitkan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi, Ijazah dicetak bolak-balik. Sedangkan SHUAMBN dicetak satu muka, Ijazah dan SHUAMBN diisi oleh panitia yang ditetapkan oleh kepala madrasah, Ijazah dan SHUAMBN ditulis tangan dengan baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus, “tegas beliau”.
hesa