(Ura Hindu) Denpasar, 17 Nopember 2017
Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali menyelenggarakan Rapat Koordinasi untuk yang terakhir kalinya di tahun 2017 pada hari Kamis, 16 Nopember 2017. Rapat dilaksanakan di Aula Wisma Sejahtera Kementerian Agama Propinsi Bali yang beralamat di Jalan Kahuripan Nomor 1 Denpasar. Kepala Bidang Urusan Agama Hindu didampingi Kepala Seksi yang ada di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali; Kepala Seksi Urusan Agama Hindu, Koordinator Penyuluh Agama Hindu, Staf Perencana dan Operator Aplikasi SAIBA Seksi Urusan Agama Hindu dari masing-masing Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali; beserta pegawai di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali diundang untuk mengikuti rapat koordinasi kali ini. Sebagai permakluman, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali tidak bisa turut serta menghadiri rapat koordinasi kali ini karena pada saat yang bersamaan sedang menerima Tim Audit Itjen.
Pada awal rapat, Kepala Seksi Sistem Informasi (Gusti Nyoman Gede Ardana, S.Sos) menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi yaitu untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah kerja dari seluruh program kerja yang telah disusun baik di tingkat propinsi maupun di tingkat kabupaten/kota untuk tahun anggaran 2018. Terlebih pada saat dilaksanakannya rapat koordinasi ini, penyusunan pagu definitif tahun 2018 Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu sudah selesai dilakukan (tepatnya pada tanggal 23 sampai dengan 25 Oktober 2017). Selanjutnya Beliau mempersilakan Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali (I Made Jendra, S.Pd, M.Si) yang sudah hadir di ruangan untuk memberikan kata sambutan sekaligus membuka serta memberi pengarahan terkait program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2018.
Sebelum mulai memberikan pengarahan, Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan/karyawati baik yang bertugas di Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali maupun Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atas kerja keras yang telah dilakukan sepanjang tahun 2017 karena telah melaksanakan seluruh program kerja yang tertuang dalam DIPA dengan baik. Guna memenuhi prinsip tertib administrasi, tertib pelaksanaan dan tertib pelaporan yang menjadi landasan di setiap pelaksanaan program kerja, Beliau mengharuskan agar hasil rekonsiliasi keuangan dan laporan keuangan bisa match (sesuai). Selanjutnya Beliau mulai menajamkan pembicaraan pada seluruh program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2018, khususnya lima program kerja yang bersifat linier antara propinsi dengan kabupaten/kota. Kepada staf perencana secara khusus Beliau berpesan agar program kegiatan yang bersifat linier ini selalu dijadikan prioritas pada saat melakukan penyusunan program kerja di setiap tahunnya sehingga selalu muncul dalam RKAKL dan tetap dilaksanakan setiap tahunnya (tidak fluktuatif).
Beliau juga mengingatkan kepada seluruh peserta rapat koordinasi agar seluruh seksi urusan Agama Hindu yang ada di masing-masing kabupaten/kota untuk wajib segera menyusun jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 dengan memperhatikan jadwal kegiatan Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali Tahun 2018. Tujuannya tentu saja agar tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan kegiatan di tingkat propinsi dengan tingkat kabupaten/kota. Jadwal kegiatan Seksi Urusan Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota diharapkan sudah selesai dibuat pada bulan Desember tahun 2017 karena terdapat beberapa kegiatan yang sifatnya multi month yang mungkin saja sudah harus dilaksanakan mulai dari bulan Januari tahun 2018. Beliau juga mengingatkan bahwa pada tahun 2018 akan terdapat beberapa hari libur tambahan karena seluruh masyarakat Bali akan berpartisipasi dalam kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (27 Juni 2018).
Sebelum mengakhiri sambutan dan arahan, Beliau berpesan agar kita tetap turut serta mengajegkan Bali. Lestarikan budaya dan Agama Hindu agar Bali tetap indah. Kembalikan seluruh rangkaian hari raya keagamaan sebagaimana yang tertuang dalam sastra agama sehingga makna yang terkandung di dalam tiap-tiap hari raya keagamaan tersebut dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik. Beliau berharap agar kita tidak serta merta ikut mengatakan beragama jaman kekinian dan menjadikan kesibukan sebagai tameng untuk membenarkan pelaksanaan rangkaian hari raya keagamaan di hari yang tidak seharusnya. Sebagai contoh Penjor pada hari raya Galungan memang sudah seharusnya ditancapkan pada hari Selasa (sehari sebelum hari raya Galungan), bukan pada hari Minggu ataupun Senin. Dan kepada seluruh karyawan/karyawati di seluruh jajaran Kementerian Agama Propinsi Bali Beliau berharap agar selalu dapat menjaga harmonisasi dalam bekerja. Jangan sampai ada konflik antar karyawan/karyawati. Semangat bekerja karyawan/karyawati harus tetap optimal baik dalam menyelesaikan administrasi perkantoran maupun dalam memberikan pelayanan kepada umat Hindu.
Kegiatan dilanjutkan dengan membahas program kerja oleh masing-masing Seksi yang ada pada Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali. Setelah selesai menampilkan serapan anggaran tahun 2017 dan pagu anggaran tahun 2018 beserta persentase peningkatannya dalam bentuk tabel angka dan grafik, dilakukan penajaman-penajaman terkait program kerja yang akan dilakukan sepanjang tahun anggaran 2018. Pada sesi diskusi, masing-masing Kepala Seksi Urusan Agama Hindu secara bergantian mengajukan pertanyaan dan juga usulan, beberapa diantaranya terkait kewenangan Kementerian Agama memberikan rekomendasi tanah pelaba Pura, keberadaan LPDG, rekrutmen penyuluh Agama Hindu non PNS yang diharapkan proses rekrutmen atau penetapan kembalinya harus sudah selesai dilakukan pada Bulan Desember 2017 dengan tetap menjaga kualitas SDM yang akan direkrut, jadwal kegiatan tahun 2018, bantuan sosial yang akan diberikan pada tahun 2018, kegiatan Kolosal Ritual keagamaan Hindu serta kegiatan Dialog Kerukunan Bendesa Adat se-Bali. Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini diharapkan seluruh program kerja pada tahun 2018 dapat dikerjakan dengan professional dan penuh inovasi. (ts)
Penyamaan Persepsi dan Langkah-Langkah Program Kerja Bidang Urusan Agama Hindu Tahun 2018