Saat ini Indonesia tengah menghadapi krisis Covid-19 (Corona Virus Diseases-19) yang ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO (World Health Organization). Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 9A tahun 2020, Pemerintah Indonesia menetapkan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia. Dalam keputusan ini, status darurat bencana Covid-19 berlangsung selama 32 hari yaitu sejak 28 Januari hingga 28 Februari 2020. Dilanjutkan oleh Keputusan Kepala BNPB Nomor 13 A tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang menyatakan bahwa masa darurat berlaku selama 91 hari atau sejak 29 Februari hingga 29 Mei 2020.
Saat ini status keadaan darurat Covid-19 di Indonesia diperpanjang berdasarkan Surat Edaran Nomor 6 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Nonalam Covid-19 sebagai Bencana Nasional yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC19).
Pemerintah Indonesia memberlakukan berbagai tindakan darurat sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 dan Surat Edaran Nomor 01/SATGAS COVID-19/2020 menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan bekerja dan belajar dilakukan dari rumah (Work from Home/WFH) dimulai tanggal 16 Maret 2020. Dilanjutkan dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 57 Tahun 2020 tentang perpanjangan masa bekerja dari rumah diperpanjang sampai tanggal 4 Juni 2020.
MIN 4 Buleleng di Provinsi Bali melakukan kegiatan pembelajaran daring (online) yang dilakukan di rumah masing-masing atau disebut dengan kegiatan Belajar dari Rumah (BDR). Kegiatan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 berpedoman pada panduan kurikulum darurat yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI dan dilaksanakan sesuai Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2019/2020.
Pembelajaran daring yang dilakukan oleh MIN 4 Buleleng diusahakan tetap memenuhi tuntutan kompetensi (KI-KD) pada kurikulum, namun lebih ditekankan pada pengembangan karakter dan kemandirian siswa. Kegiatan pembelajaran daring MIN 4 Buleleng dilakukan melalui WhatsApp. Guru dan siswa berinteraksi melalui grup WhatsApp selama pembelajaran daring berlangsung. Guru menyampaikan materi pembelajaran sesuai kreatifitasnya demi memotivasi siswa untuk belajar di tengah pandemi.
Para guru berinovasi dalam melakukan pembelajaran daring seperti menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk video pembelajaran yang menarik, melakukan penilaian tugas secara kreatif dalam bentuk Teka Teki Silang dan memanfaatkan aplikasi quizziz yaitu aplikasi untuk membuat permainan kuis interaktif, serta penugasan untuk membuat sebuah karya secara mandiri sehingga dapat menumbuhkan motivasi dan kreativitas siswa MIN 4 Buleleng.
Para guru juga melakukan pembelajaran terintegrasi Covid-19 terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yaitu cara mencuci tangan yang benar menurut WHO dan cara pembuatan disinfektan. Siswa mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar dan pembuatan disinfektan sehingga diharapkan kegiatan pembelajaran daring yang dilakukan dapat menjadi pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Siswa juga ditugaskan untuk membuat kreasi poster pencegahan Covid-19.
Para guru menghimbau siswa untuk menyimak program tayangan Belajar dari Rumah oleh Kemendikbud di TVRI. Selama Bulan Ramadhan, guru dan siswa juga dihimbau untuk menyaksikan Program Syiar Ramadhan Madrasah yang disiarkan di salah satu stasiun televisi. Selama pembelajaran daring berlangsung, para guru melakukan komunikasi dengan orang tua siswa terkait kesulitan yang dihadapi siswa selama mengikuti pembelajaran daring.
Menjelang tahun ajaran baru, MIN 4 Buleleng juga membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021 secara online menggunakan fitur googleform.
Kepala MIN 4 Buleleng yaitu Bapak Suja’i, S.Ag selalu memotivasi dan memfasilitasi para guru dalam melaksanakan pembelajaran daring sehingga kegiatan belajar dari rumah dapat berlangsung secara optimal. MIN 4 Buleleng berupaya melakukan inovasi pembelajaran agar dapat memberikan pembelajaran yang bermutu di tengah pandemi Covid-19 dan tetap semangat dalam mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat.