(Inmas Bali) Pembimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Rabu, 21 Juni 2017 menggelar rapat koordinasi penyuluh Non PNS Tahun 2017 bertempat di Wisma Sejahtera Kementerian Agama Denpasar. Latar belakang digelar kegiatan ini bahwa penyuluh agama merupakan mitra Kementerian Agama dalam membentuk watak dan dalam membangun iman dan taqwa bangsa. Melalui kegiatan ini juga dapat saling berbagi pengalaman agar mampu menyampaikan pesan dengan santun.
Lebih dalam lagi tujuan dari kegiatan ini seperti yang disampaikan oleh ketua panitia ibu Ruth bahwa melalui kegiatan ini dapat memberikan masukan penginjilan yang santun agar mampu menciptakan kerukuan hidup umat beragama. Rapat koordinasi ini diikuti oleh 60 orang peserta yang merupakan Penyuluh non PNS Agama Kristen di bawah Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Bapak I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag di damping oleh Pembimas Kristen Bapak Januar Simatupang, S.Pak menyampaikan bahwa keberadaan penyuluh non PNS sudah dimulai sejak Januari 2017. Keberadaan penyuluh non PNS tidak akan hilang selama Negara belum mampu memenuhi kebutuhan penyuluh PNS. Dari segi jumlah saat ini kita masih kekurangan sehingga masih memerlukan bantuan dari penyuluh non pns. Penyuluh memiliki kewajiban yaitu harus mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Lebih lanjut I Nyoman Lastra menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai agama dan keagamaan, namun saat ini masih ada ketimpangan antara teori agama dengan praktiknya sehingga ini merupakan renungan bagi kita bersama. Misi Kementerian Agama yaitu meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan agama, dimana misi tersebut merupakan tugas dari penyuluh.
Bapak I Nyoman Lastra juga menyampaikan agar penyuluh non pns mampu mengembangkan agama yang moderat bukan agama yang radikal. Beliau juga menghimbau agar kita bersama menjaga negeri dalam keadaan damai yang terlahir dari ajaran agama dan mengusung nilai Pancasila sebagai dasar negara.(sn)