(Ura Hindu) Setelah berhasil melaksanakan kegiatan Penyuluhan Daerah Pedesaan di Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sehari kemudian atau tepatnya pada hari Jumat, 23 September 2016, Bidang Urusan Agama Hindu Kanwil Kementerian Agama Propinsi Bali kembali melaksanakan kegiatan Penyuluhan Daerah Pedesaan di Kabupaten Jembrana. Kegiatan dilaksanakan di Pura Segara Rupek, Kecamatan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Sebelum kegiatan dimulai, peserta yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini diajak untuk mengikuti persembahyangan bersama di Pura Segara Rupek yang berada di lokasi tempat pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan Penyuluhan Daerah Pedesaan dibuka oleh Pgs. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag. Dalam sambutannya, Beliau mengajak peserta kegiatan dan seluruh umat beragama khususnya yang ada di Kabupaten Jembrana untuk terus memperdalam pengetahuan mereka tentang ajaran agama serta menjaga kerukunan baik di intern umat Hindu maupun antar umat beragama. Beliau juga mengajak peserta yang merupakan Pemangku, Sarati Banten, Bendesa Adat, Pecalang dan penduduk di sekitar Pura Segara Rupek untuk bersama-sama giat membangun desa, berkontribusi terhadap pembangunan desa serta sebisa mungkin menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terbina dengan sangat baik. Bersama dengan Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu, Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H, Beliau banyak menyampaikan materi tentang ajaran Agama Hindu, menjawab beberapa isu penting terkait masalah agama yang pernah muncul dalam media cetak maupun media elektronik agar dapat dipahami secara baik dan benar oleh peserta kegiatan serta menyampaikan beberapa masalah yang sedang dihadapi oleh Umat Hindu di desa pekraman lain yang ada di wilayah Propinsi Bali. Meskipun sempat turun hujan pada saat berjalannya sesi diskusi, peserta tetap sangat antusias mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan untuk mendapatkan pemahaman secara lebih mendalam. Salah seorang peserta kegiatan bahkan sampai mengajukan lima pertanyaan sekaligus karena menurut Beliau momen penyuluhan agama seperti ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan pengetahuan di bidang agama. Hal ini tentu memberi gambaran secara umum bahwa umat beragama masih membutuhkan penyuluhan agama secara intens.
Di akhir kegiatan Penyuluhan Daerah Pedesaan ini dilaksanakan serah terima bantuan berupa Genta dan busana untuk Pemangku serta beberapa buku agama yang diharapkan akan dapat berguna dan dirasakan manfaatnya oleh warga yang ada di sekitar Pura Segara Rupek. Bantuan diterima langsung oleh Pemangku yang mengikuti kegiatan ini dengan disaksikan oleh peserta dan juga Kepala Desa yang hadir. Bapak Kepala Desa mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diterima dan berharap kedepannya akan ada bantuan-bantuan berupa sarana prasarana upacara keagamaan lainnya. Beliau juga menyatakan bahwa bantuan semacam ini akan sangat berguna untuk menunjang dan melengkapi sarana dan prasarana pura dalam pelaksanaan upacara keagamaan. (ts)