(Humas Bali) Senin, 14 Desember 2020 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng menggelar tasyakuran operasional gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Peresmiannya sendiri akan digelar dalam waktu dekat bertepatan dengan agenda kerja Menteri Agama RI di Provinsi Bali. Hadir dalam acara tasyakuran ini Pelaksana Tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Plt Dirjen PHU) Oman Fathurahman dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni.
Oman Fathurahman dalam arahannya menyampaikan apresiasi terhadap penyerahan sertifikat ISO 37001:2016 sebagai wujud dari lima budaya kerja Kementerian Agama.
Lebih lanjut Oman menyampaikan bahwa sekarang ini untuk memperoleh informasi haji dan umroh serta layanan layanan lain berada di satu tempat yaitu pada PLHUT.
Penyelenggaraan Haji dan Umrah merupakan etalase pelayanan terdepan dari Kementerian Agama. Sehingga kita harus membuat kebijakan yang dapat memberikan kemaslahatan bagu umat sehingga nantinya kebijakan tersebut dapat menjadi amal jariyah (amal yang mengalir terus) bagi kita. PLHUT ini merupakan wujud dari pembinaan, pelayanan, dan perlindungan haji yang sesuai dengan amanat Undang Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
“Indeks kepuasan pelayanan haji Kementerian Agama saat ini berada pada nilai 85,91, saya berharap melalui adanya PLHUT ini maka indeks pelayanan haji dapat lebih meningkat lagi.” Harap Oman.
Oman juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah menyiapkan tiga skema pemberangkatan haji yaitu pemberangkatan normal, pemberangkatan quota normal dengan masa transisi (mengikuti protokol kesehatan yang nanti ditetapkan), dan pemberangkatan yang dibatasi. Selain itu juga Oman berharap meskipun haji belum pasti dan umroh dibatasi, namun PLHUT harus tetap do the best dalam memberikan pelayanan kepada para Jemaah.
PLHUT ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar bahwa kita Kementerian Agama mampu memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.
“Saya juga selalu memberikan dukungan bagi pengembangan inovasi bagi pelayan haji, seperti siskohat mobile atau inovasi lainnya.” Ujar Oman
Selain itu juga Oman menegaskan agar para penyelenggara maupun siapa saja dalam Kementerian Agama agar mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat yang bertanya tanya terkait pengelolaan dana haji. “Dana haji dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan dikelola secara profesional. Dananya ini dimanfaatkan untuk subsidi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).” Jelas Oman.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan sarana dan prasarana pelayanan Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah berupa kendaraan roda dua, Personal Computer, Scanner Computer, dan sarana penanganan pandemic Covid 19. Oman Fathurahman didampingi Kepala Kanwil dan Kepala Bidang PHU juga berkesempatan mengunjungi PLHUT guna memantau dan memastikan sarana pelayanan yang ada telah sesuai.(sn)