Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Punggawa Haji Bali Cetuskan Program Tutor Sebaya

Bidang PHU Bali : Focus Group Discussion Manasik Haji Sepanjang Tahun Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Bali mencetuskan program tutor sebaya dalam manasik haji. Program tersebut sebagai respon atas problematika pelaksanaan manasik haji yang telah dilaksanakan.

Kegiatan yang diikuti oleh para punggawa haji tersebut dilaksanakan 10–11 Oktober 2022 bertempat di Hotel Atanaya Sunset Road Kuta. Hadir sebagai peserta para PHU Kankemenag Kabupaten/Kota, perwakilan KUA Kecamatan dan perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Sedangkan tampil sebagai narasumber H. Arsad Hidayat (Direktur Bina Haji), H. Nurkhamid (Kepala Bidang PHU), H. Muhammad Nasihuddin (Pembimbing Manasik/Subkoordinator Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler).

Selain program tutor sebaya, kegiatan tersebut juga merekomendasikan program peningkatan kuantitas gladi posko pada pelaksanaan manasik, up-grading para pembimbing manasik, komunikasi intensif dengan Jemaah dan upaya peningkatan inovasi pelaksanaan bimbingan manasik haji agar lebih berkualitas dan membahagiakan.

Menurut H. Muhammad Nasihuddin, rencana aksi program tutor sebaya tersebut dilatarbelakangi adanya kesenjangan penyampaian materi oleh narasumber dengan Jemaah selaku obyek pelaksanaan bimbingan manasik. “Jemaahnya dominan wanita, materi tentang fiqih wanita tetapi yang menjadi narasumber laki-laki sehingga agak tidak nyaman menyampaikan materinya,” jelas Nasihuddin mencontohkan.

Begitupula dengan kluster pembinaan yang, misalkan, didominasi anak muda yang sangat milenial, maka idealnya narasumber juga berasal dari unsur anak muda yang milenial juga sehingga ada kesamaan visi dan karakter antara narasumber dan peserta bimbingan manasik.

Hanya saja program tersebut membawa komsekuensi penyiapan narasumber yang kompeten dan berkualitas serta memiliki standarisasi yang diharapkan oleh pemerintah. “Menjadi PR kita untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi narasumber seperti yang kita harapkan. Secara bertahap, semoga kita dapat mewujudkannya,” tambah Nasihuddin.

Rencana aksi dalam bentuk program itu sendiri tercetus dari hasil dialog antara narasumber dan peserta pada kegiatan FGD Bimbingan Manasik Haji Sepanjang Tahun. Selain itu, program juga tercetus dari hasil diskusi kelompok yang telah dilaksanakan seluruh peserta sebagai bagian dari sessi pelaksanaan kegiatan FGD. (nas)


Berita Sebelumnya
Bentuk Citra Positif, Dirjen PHU Gandeng Humas
Berita Berikutnya
Tutup FGD Pembimbing Manasik, Ka Kanwil Komang Sri Marheni: Pembimbing Manasik Haji Salah Satu Elemen Pilar Penyelenggaraan Ibadah Haji

Rekomendasi:

Berita Terbaru: