RAPAT KOORDINASI PIMPNAN GEREJA ANTAR DENOMINASI GEREJA DENGAN PEMBIMAS KRISTEN Tahun 2017 dilaksanakan di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Immanuel Jl. Melati Denpasar, Rabu 30 Mei 2017.
Pemilihan Tema "KASIHNYA MENYATUKAN KITA" (Yohanes 17:23) dalam rakor pimpinan gereja tahun 2017 ini hendak menyadarkan para pemimpin Gereja betapa pentinggnya persatuan dan kesatuan bangsa yang didasarkan pada Kasih. Pelaksanaan Rakor tahun ini sebagai kesempatan yang baik untuk menyatukan persepsi serta mengkoordinasikan pelayanan Gereja di seluruh Provinsi Bali ditengah-tengah suasana dan semarak semangat nasionalisme yang melanda diberbagai elemen masyarakat dalam menyikapi riak-riak intoleransi yang muncul. Para pemimpin Gereja sebagai pelayan umat yang langsung menyentuh dan melaksanakan pembinaan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan kesejukan, dan kedamaian dalam masyarakat.
Penanaman tentang pemahaman nilai-nilai Bineka Tunggal Ika tentu sangatlah menyentuh bila diberikan oleh para peimpin gereja kepada uamatnya untuk saling menghormati dan saling menghargai dalam pelbagai perbedaan di tengah-tengah masyarakat. Empat pilar kebangsaan yaitu: Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan Undang-undang Dasar 1945 yang terkesan mulai terkesampingkan pada masa-masa terakhir ini perlu dihidupkan kembalai. Ke empat pilar ini tentunya tidak bertentangan dengan Firman Tuhan sebab di dalamnya kita diwajibkan untuk saling horat menghormati dan bertolong-tolongan menanggung beban (Gal.6:2) dalam rangka menciptakan hidup yang harmonis untuk mencapai hidup yang damai dan sejahtera sesuai dengan cita-cita luhur bangsa yang adil dan makmur.
Kepala Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Bali Bpk. H. Mustain, SH menengaskan bawha Indonesia sebagai negara Pancasila menjamin hak dan kebebasan beragama bagi setiap warga negara. Karena itu setiap masyarakat hendaknya dapat saling menghargai dan menghormati kepercayaan dan keyakinan yang berbeda untuk mewujudkan kerukunan yang didambakan seluruh masyarakat. Dalam hal ini para tokoh agama dan pemimpin gereja ditantang untuk menghasilkan umat yang bukan hanya semarak beribadah sebagai rutinitas tetapi begaimana menjadikan umat yang dapat menghidupi ajaran agamanya dengan benar.
Pdt. I Nyoman Agustinus, M.Th, Sekretaris Umum Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) yang membawakan materi dengan judul “Meneladani Kristus Guru Yang Agung” mengharapkan supaya para pemimpin gereja di Prov. Bali dapat memberikan pemahaman yang sungguh serius kepada para umat masyarakat di Prov. Bali agar dapat meneladani Kristus dalam menyikapi setiap permasalahan hidup. Dalam suasana apapun Kristus selalu mendatangkan syalom dan damai sejahtera bagi masyarakat.
Dalam
Rakor ini juga Pengurus LPPD Prov. Bali bersama Para Pimpinan Gereja telah
berhasil membentuk formasi susunan Panitia Pesparawi Nasional XII Prov. Bali Tahun
2018 yang akan dilaksakan di Kalimantan Barat. Panitia yang sudah dibentuk
sudah di doakan oleh Pengurus MPAG Provinsi Bali dan akan diusulkan oleh
Pengurus LPPD Prov. Bali kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.
Bali untuk di ajukan kepada Gubernur dalam rangka permohonan penerbitan Surat
Keputusan Gubernur tentang Panitia Pesparawi Nasional XII Kalimantan Barat 2018 Prov. Bali. (JST)