(Humas Bali) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Senin, 22 Maret 2021 memenuhi undangan dari Pembimbing Masyarakat Hindu pada Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memberikan pembinaan kepada penyuluh agama Hindu mereka. Pembinaan ini memiliki tujuan untuk mengefektifkan kinerja Penyuluh Agama Hindu D.I. Yogyakarta dimasa pandemi Covid 19 saat ini dan pola pola pembinaan yang inovatif.
Bertempat di Pura Jagatnatha, Plumbon, Bangunatapan, Bantul D.I. Yogyakarta kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama memohon kerahayuan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta sambutan dari Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi D.I Yogyakarta.
Komang Sri Marheni selaku Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan kepada penyuluh agama Hindu, agar kita harus mengambil hikmah dari pandemi Covid 19 ini bahwa kita diajarkan untuk lebih introspeksi diri, menjadi lebih memperhatikan kebersihan, serta menjadi mawas diri. Komang Sri Marheni menyampaikan kepada penyuluh agama Hindu di D.I. Yogyakarta untuk turut serta mengajak masyarakat menjaga iman dengan menjadi imam bagi diri kita sendiri.
“Saya berharap jangan sampai tempat ibadah seperti Pura ini menjadi cluster penyebaran Covid 19, sehingga pura harus selalu dilengkapi dengan sarana protokol kesehatan pencegahan Covid 19” ujar Marheni.
Selain menyerukan protokol kesehatan, Marheni juga menyampaikan agar penyuluh selalu berinovasi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. “Pola penyuluhan di Bali tidak lagi melalui tatap muka, kami melakukan inovasi mengenalkan atau mensosialisasikan program 5M dengan memanfaatkan sosial media. Contohnya dengan memanfaatkan TikTok dengan program Kismi (Kegiatan Inspiratif di Masa Pandemi). Kemudian ada program Sejuk (Seni Pertunjukan) dimana kegiatan seperti mesanti direkam kemudian dipublikasikan melalui sosial media seperti Facebook atau Instagram.” Jelas Marheni.
Lebih jauh Marheni juga mengajak agar sebagai penyuluh agama yang langsung bersentuhan dengan umat harus memiliki rasa percaya diri, jangan rendah hati, kreatif dalam memberikan penyuluhan. Agar masyarakat dapat menerima dengan baik pesan yang kita sampaikan.
Didampingi oleh Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, acara ini dihadiri oleh 2 penyuluh PNS dan 30 penyuluh non PNS agama hindu D.I Yogyakarta. Dalam kesempatan ini juga Komang Sri Marheni menyampaikan dharmawacana dan simakrama berkaitan dengan hari raya suci Nyepi serta dilanjutkan dengan diskusi bersama penyuluh Hindu D.I Yogyakarta.(sn)