Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Tertunda Dua Hari, Akhirnya Mbah Raminah Berangkat Haji

Surabaya (Kemenag) -  Setelah sempat tertunda keberangkatannya ke tanah suci, Raminah Sodo, jemaah asal Kabupaten Buleleng, akhirnya dapat diberangkatkan pada Minggu, 02 Juni 2024 pk 08.55 WIB. Mbah Raminah, sapaannya, berangkat melalui Kloter SUB-78 bersama jemaah asal Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mbah Raminah, tampak sumringah ketika prosesi pemberangkatan yang dilaksanakan di hall Bir Ali Asrama Haji Embarkasi Surabaya. "Alhamdulillah Mbah bisa berangkat," ujar Mbah usia 71 tahun tersebut didampingi menantunya Halimah Murtofiqoh, yang turut mendampinginya sampai tanah suci.

Sebelumnya, Mbah Ruminah dan Halimah tergabung dalam kloter SUB-72 asal Provinsi Bali yang seyogyanya diberangkatkan ke tanah suci pada 31 Mei 2024 pk 10.50 wib.  Menjelang keberangkatan, 30 Mei 2024 tengah malam, Mbah Raminah mengalami insiden di kamar mandi yang menyebabkan harus tertunda keberangkatannya.

"Beliau mengalami dislokasi anggota tubuh pada bagian tangan. Alhamdulillah operasi sudah dilaksanakan pada 1 Juni 2024 siang dan hasilnya baik. Gangguan penyakit gula yang beliau derita juga dinyatakan normal sehingga beliau dinyatakan layak terbang," jelas Muh. Nasihuddin, Ketua Tim Pelayanan Haji Reguler Kanwil Kemenag Provinsi Bali saat mendampingi keberangkatan Mbah Raminah.

Mbah yang aktivitas sehari-harinya berjualan nasi rawon di pasar Singaraja itu pun harus menjalani rawat inap selama dua hari di Rumah Sakit Haji Surabaya sampai diserahkan kembali ke PPIH Embarkasi Surabaya pada 1 Juni 2024 malam.

"Alhamdulillah koordinasi kami dengan pihak Embarkasi, ada 3 seat kosong pada Kloter SUB-78 sehingga dapat diisi oleh Mbah Raminah beserta menantunya plus satu jemaah dari Kabupaten Mojokerto," tandas Nasihuddin. 

Pihak Kanwil Kemenag Provinsi Bali menyampaikan apresiasi kepada Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kab. Buleleng, H. Agus Annurrachman, yang setia mendampingi jemaahnya yang sakit sampai waktu keberangkatan pada 2 Juni 2024 pagi hari. Pihak Kanwil Bali juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PPIH Embarkasi yang memberikan pelayanan prima kepada jemaah Provinsi Bali, khususnya Mbah Raminah dan Halimah, selama masa penundaan keberangkatan 2 hari tersebut.

Pihak Kanwil Bali berharap semua jemaah untuk terus menjaga kesehatannya selama perjalanan ibadah haji. "Boleh jadi perjalanan ke tanah suci jemaah Bali ini adalah ibadah haji yang pertama sekaligus terakhir. Oleh karenanya, jemaah hendaknya hanya fokus ibadah haji terlebih dahulu dan tetap menjaga kesehatan," tandas Nasihuddin. (nas)


Berita Sebelumnya
Bentuk Citra Positif, Dirjen PHU Gandeng Humas
Berita Berikutnya
Muzdalifah Sangat Padat, PPIH Terapkan Skema Murur untuk Jaga Keselamatan Jemaah Haji

Rekomendasi:

Berita Terbaru: