(Inmas Bali), Palembang menjadi tuan rumah kegiatan Utsawa
Dharmagita Tingkat Nasional XIII Tahun 2017 yang dihelat pada tanggal 6 sampai
dengan 10 Juli tahun 2017 di Jakabaring Sport City Palembang, Sumatera Selatan
dan di Tahun 2018 menjadi tuan rumah Asian Games. Perhelatan akbar
tersebut dihadiri oleh Bapak Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim
Saifuddin, Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin, Dirjen Bimas Hindu
Prof Drs I Ketut Widnya, MA, M.Phil, PhD, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma
Indonesia Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Direktur Urusan Ditjen Agama
HIndu Drs. I Wayan Budha, M.Pd, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu I Made Sutresna, S.Ag.,
MA, Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin, perwakilan Pangdam dan
Polri, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia, serta para Kepala Kanwil
Kemenag dan kontingen dari 33 Provinsi.
Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin mengucapkan terima
kasih atas kepercayaannya menjadikan Palembang sebagai tuan rumah untuk
perhelatan Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional
XIII Tahun 2017 serta mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat yang bahu
membahu antara TNI dan Polri untuk selalu menjaga keberagaman di tanah Kerajaan Sriwijaya sehingga kerusuhan antara
agama dan etnis tidak pernah terjadi walaupun ada itu hanyalah riak-riak kecil
dan dapat diredam sejak dini. Gubernur Sumatera Selatan mengungkapkan dengan
bantuan Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakabaring nanti akan dibangun
lima rumah ibadah berdampingan yang ke dua setelah Bali dan ini adalah nyata,
bukan hanya kata-kata di podium saja.
Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menegaskan
bahwa kegiatan ini untuk mempererat persatuan dan kesatuan semua masyarakat
Indonesia khususnya Hindu Nusantara serta meningkatkan ketakwaan kita kepada
Sang Hyang Widhi Wasa. Ketua PHDI Pusat juga meminta meningkatkan kualitas
sumber daya manusia umat Hindu khususnya dan umat manusia umumnya serta
mengajak anak-anak muda hindu menjadi generasi yang baik melanjutkan kehidupan
berbangsa dan bernegara ini dan yang utamakan cerdaskan anak-anak kita ,
cerdas, cerdik dan cendikia melalui kegiatan ini.
Bumi
Sriwijaya sebagai corak agama Hindu-Buddha saat itu adalah anugerah Tuhan Yang
Maha Esa, di bumi Sriwijaya tumbuh keberagaman dan keunikan yang selalu dijaga
keharmonisannya, maka dari itu kita wajib membina dan menjaga tradisi yang
ditorehkan oleh para leluhur dan tokoh-tokoh agama kita, khususnya umat Hindu dengan
adanya agenda ini dapat lebih mengembangkan serta memperdalam kitab suci Hindu
sehingga lebih menghayati dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari,
disamping itu agama adalah perpaduan antara seni dan budaya yang tumbuh di
Nusantara, Sambutan hangat tersebut
disampaikan oleh Bapak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Di penghujung
acara Bapak Menteri Agama Republik Indonesia didampingi oleh Gubernur Sumatera
Selatan melesatkan anak panah ke sasarannya sebagai simbol dibukannya secara
resmi Perhelatan Akabar Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional XIII Tahun 2017.(CA)