Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Bidang Urusan Agama Hindu Gelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Tahun Anggaran 2017

(Inmas Bali) Senin, tanggal 30 Januari 2017 Bidang Urusan Agama Hindu gelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Periode I. bertempat di Pura Pucak Payogan, Desa Lungsiakan Kecamatan ubud, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menghadirkan peserta sebanyak 60 orang terdiri dari Kepala Seksi Urusan Agama Hindu Kabupaten/Kota se Bali, Kordinator Penyuluh.  Acara diawali Bapak Plt. Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kanwil kemenag Prov. Bali I Gusti Ketut Mudiana,S.Ag.M.Ag, Dilanjutkan dengan Ucapan Selamat Datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, DR. Dra. Ni Nengah Rustini, M.Ag serta Penjelasan sekelumit tentang sejarah Pura Pucak Payogan desa Lungsiakan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar oleh Pemangku yang ada di Pura Pucak Payogan Desa Lungsiakan. Adapun Rakor ini membahas Evaluasi Pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2017 dan memecahkan permasalahan yang terjadi di lapangan.

Bapak Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu Kanwil Kemenag Prov. Bali Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H menyampaikan agar dalam rapat koordinasi hendaknya peserta dapat menyatukan dan membina umat serta bisa dijadikan tonggak bagi Kabupaten/Kota se Bali untuk menyatukan persepsi dalam pembinaan umat. Peran Media dalam Penyiaran Mimbar Agama sudah menyentuh umat sampai ke pelosok desa terpencil tetapi masih belum di pahami dengan baik oleh umat sebagai media. Untuk itu peranan penyuluh sangatlah penting dalam membantu membina umat di daerah-daerah terpencil. Disamping itu satu hal yang sangat penting bagi kita semua merapatkan barisan sehingga dapat terwujudnya Sekolah Bernuansa Hindu karna sekarang sudah ada payung hukum tentang sekolah Hindu.

Dalam pengarahannya, Bapak Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag. menyampaikan bahwa dalam penyusunan anggaran baik di Kanwil Kemenag Prov. Bali maupun di Kantor Kemenag Kab/Kota se-Bali agar lebih menitik beratkan pada pelaksanaan tugas pembinaan serta pengabdian kepada masyarakat agar kegiatan dapat berjalan optimal sesuai dengan anggaran yang dimiliki sehingga lebih banyak objek sasaran yang dapat dicapai, oleh karena itu sangat diperlukan inovasi dalam menyusun penganggaran ini. Mengingat tantangan dalam pembinaan umat khususnya umat Hindu di Bali sangatlah besar baik dari segi ekstern umat maupun intern umat beragama, maka pembinaan umat perlu ditingkatkan supaya umat tidak hanya cerdas dalam teori agama saja, tetapi juga dapat melaksanakan dalam kehidupan sehari-harinya sehingga kerukunan umat beragama dapat tercipta di Bali. Dalam kesempatan ini Bapak Ka. Kanwil juga berpesan kepada Bapak/Ibu Kasi Urusan Agama Hindu se-Provinsi Bali agar mempelajari secara cermat baik DIPA dan RKAAKL dengan seksama, kemudian pastikan kegiatan berjalan dengan prinsip 3T yaitu : Tepat perencanaan, Tepat pengelolaan, dan Tepat pelaporan. Prinsip 3T ini adalah prinsip yang harus dilaksanakan oleh seluruh aparatur yang mengelola keuangan. Yang tidak kalah pentingnya yaitu ketersediaan data keagamaan yang valid juga harus diupayakan. Oleh karena itu Kemenag Kab/Kota se-Bali diharapkan agar mengerahkan seluruh penyuluh agama serta maksimalkan kinerja penyuluh untuk melaksanakan pendataan dan mengupayakan mendapatkan data sevalid mungkin. Akhir kata, Bapak Ka. Kanwil Kemenag Prov. Bali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu Kasi Urusan Agama Hindu maupun Pendidikan Agama Hindu karena baik dari serapan anggaran maupun laporan keuangan dari Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Bali mendapat predikat yang terbaik ketiga.(Udiani)

 

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
RAT TUTUP BUKU TAHUN 2016

Rekomendasi:

Berita Terbaru: