(Inmas Bali) Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV diadakan dari tanggal 25-30 Juli bertempat di Yogyakarta mengukuhkan Bali sebagai juara umum Jampasnas. Ada delapan jenis lomba yang diikuti peserta dalam Jambore Pasraman IV di Yogyakarta. Diantaranya, Lomba Cipta Lagu Kreasi Keagamaan Hindu, Lomba Yoga Asanas Putra, Lomba Yoga Asanas Putri, Lomba Mantram Tri Sandya, Lomba Kramaning Sembah, Lomba Cipta dan Baca Puisi Keagamaan Hindu serta Lomba Bercerita Keagamaan Hindu. Total ada 31 perserta yang menjadi duta Bali dari tingkat SD, SMP dan SMA. Dari delapan lomba yang ada, Bali meraih beberapa juara diantaranya, Juara I Lomba Mantra Tri Sandhya, Juara II Lomba Kramaning Sembah, Juara I Lomba Pelafalan Doa Sehari-hari, Juara KK Lomba Lagu Kreasi Keagamaan Hindu, Juara I Lomba Bercerita Keagamaan Hindu, Juara I Lomba Yoga Asanas Putra, Juara I Lomba Yoga Asanas Putri. Jampasnas ini diikuti oleh 649 peserta dari 32 provinsi se-Indonesia kecuali Kalimantan Utara dan Maluku Utara.
Kegiatan Jampasnas ini mengedepankan tema Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV Tahun 2016 Sebagai Wahana Meningkatkan Patriotisme Bangsa, Kerukunan dan Pengamalan Ajaran-ajaran Agama. Tujuan yang diinginkan dari penyelenggaraan Jampasnas IV kali ini adalah membangun kesadaran dan rasa kepedulian bagi Pengelola Pasraman dan umat pada umumnya tentang pentingnya peranan pasraman dalam menjaga keperlangsungan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan khususnya agama Hindu dalam upaya mencerdaskan anak bangsa, menggalang komitmen dan menyatukan langkah diantara para pengelola dan peserta didik di lingkungan Pasraman dalam upaya membangun sikap spiritual, sikap sosial, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai ajaran Agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga bertujuan untuk menanamkan rasa tanggungjawab Generasi Muda Hindu agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, dalam rangka menyiapkan pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju Generasi Emas Tahun 2045.
Para Pembina yang memberikan pembinaan kepada peserta dari Bali dalam Jambore Pasraman yakni Dr. I Made Surada, M.A, Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si, Drs. I Dewa Ketut Artana, M.Pd.H, Drs. I Made Sugata, M.Ag, Drs. Cokorda Putra Wisnu Wardana, M.Si, Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H, Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum dan Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M.Si.
Adapun kegiatan inti yang dilaksanakan dalam Jambore Pasraman Nasional kali ini adalah yaitu : 1. Parade singkat yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan acara pembukaan, maksudnya untuk menunjukkan selintas kepada audience tentang profile serta sebaran Pasraman yang ada dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia. 2. Lomba kegiatan pendidikan Keagamaan yang tujuannya elihat keseriusan usaha pengembangan Pasraman sebagai pionir pendidikan keagamaan terutama dalam pemantapan pelaksanaan Tr Sandhya, Panca Sembah, Pengembangan Lagu Rohani/Keagamaan, Pelaksanaan Yoga Asanas, Puisi Keagamaan, Pelapalan Doa Sehari-hari serta lomba outbond.
Dalam sambutannya, Bapak Sekretaris Jendral Kementerian Agama Republik Indonesia, Nur Syam, beliau sangat terkesan dengan tema Jampasnas IV kali ini karena menurut beliau tema ini sungguh memiliki makna yang sangat dalam sebagai upaya menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian dan rasa kebangsaan para generasi muda Hindu untuk memperkokoh keutuhan dan sekaligus turut serta membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai Sekretaris Jendral, beliau berharap Jambore Pasraman mampu menjadi media dalam menanamkan jiwa dan semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Beliau percaya bahwa adik-adik Pasraman dapat tampil dalam barisan terdepan dan bertanggung jawab membangun masa depan bangsa ini menuju indonesia yang lebih baik. (ign_w)