Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Buka Kelas Literasi Zakat dan Wakaf, Kabag TU Minta Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Berzakat dan Wakaf

(Humas Bali) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Prov Bali H. Arjiman membuka kegiatan Kelas Literasi Zakat dan Wakaf yang diadakan oleh Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Rabu, (4/10/2023)  bertempat di Pandawa Ball Room, Hotel Lerina Nusa Dua, Kabupaten Badung.  

“Saya berharap melalui kegiatan ini mampu meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan wakaf. Selain itu juga dapat menumbuhkan inovasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat dan wakaf tersebut sehingga dapat  meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf khususnya di wilayah Provinsi Bali” ucap Arjiman.

Lembaga keuangan syariah saat ini sudah turut serta dalam menghimpun dan mengelola zakat dan wakaf. Sesuai dengan Undang Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf serta Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, diharapkan semua pihak bekerja sama, bahu membahu memanfaatkan zakat dan wakaf sesuai dengan peruntukannya serta mempertahankan keberlanjutannya agar memberikan dampak sebagaimana yang diharapkan. Untuk itu  peran pemuda khususnya dan masyarakat pada umumnya  sebagai pemegang tampuk kepemimpinan di era selanjutnya sangat diperlukan.

Kelas literasi zakat wakaf ini diharapkan menjadikan masyarakat khususnya generasi milenial  baik dari kalangan berpendidikan formal maupun non formal professional  sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia.  Pelaksanaan kelas literasi zakat dan wakaf  ini  dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam hal kompetensi serta transparansi audit sehingga senantiasa bisa terjaga akuntabulitasnya.

Seperti diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan merupakan indikator penting untuk melihat keberhasilan pembangunan suatu negara. Secara teoritis pengentasan kemiskinan masyarakat, adanya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dapat diwujudkan dengan kebijakan perluasan kesempatan kerja (mengurangi tingkat pengangguran) dan dengan memaksimalkan investasi yang produktif diberbagai  sektor ekonomi. Zakat dan wakaf memiliki potensi yang besar untuk membantu negara dalam mengentaskan kemiskinan, mengingat Indonesia merupakan negara dengan mayoritas berpenduduk muslim. Karena itu diharapkan zakat dan wakaf di Indonesia dapat dikelola secara produktif dan professional. Agar zakat dan wakaf dikelola secara produktif dan professional maka diperlukan Lembaga yang mengelola zakat dan wakaf, salah satunya adalah BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan BWI (Badan Wakaf Indonesia) , dan sebagainya.

Kegiatan Kelas literasi zakat wakaf yang dihadiri  55 ( Lima lima ) orang  peserta mewakili  Pengurus UPZ Madrasah, Mahasiswa, Penyuluh Agama Islam, Tim Bimas Islam dari 9 Kabupaten Kota se- Provinsi Bali.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Orienetasi Peraturan Perundang-undangan Bagi Penghulu
Berita Berikutnya
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, KaKanwil Mengajak Untuk Mempererat Tali Persaudaraan Antar Umat Beragama di Bali

Rekomendasi:

Berita Terbaru: