Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Dakwah Menyejukkan Menunggu Bedug Magrib

(Inmas) Acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Pembinaan Penguatan Dakwah yang digelar oleh Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Senin, 19 Juni 2017 yang dipusatkan di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Hadir dalam acara itu seluruh Pejabat Eselon III dan IV Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, seluruh Kepala Kantor Kementeria Agama Kab/Kota se-Bali, serta seluruh Kepala Seksi Bimas Islam, Pendidikan Islam, dan Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama se-Bali.

Dalam arahannya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali menyampaikan bahwa kita pegawai yang dibawah Kementerian Agama harus mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk mampu mengamalkan nilai-nilai agama dengan memberikan contoh yang baik.

Menunggu bedug magrib tiba, acara diisi dengan penyampaian tausyiah oleh Bapak Drs. H. Saefuddin, M.PdI yang juga selaku Kepala Sub.Bagian Hukum dan KUB. Belaiu merupakan tokoh yang sudah tidak asing bagi umat muslim melalui penyampaian dakwahnya yang menyejukkan, halus, dan menghibur jamaahnya. Sehingga tidak berlebihan jika kiranya Bapak I Nyoman Lastra menyebut beliau sebagai Da’I kondang di Provinsi Bali.

Dalam tausyiahnya Bapak Drs. H. Saefuddin, M.PdI menyampaikan bahwa kita sebagai pendakwah harus meyakini bahwa hakikatnya memang agama kita adalah yang terbaik namun janganlah menunjukkan hal tersebut dengan menjatuhkan agama yang berbeda dari kita. Allah SWT menciptakan perbedaan untuk kita sehingga kita harus menikmati perbedaan kita dan jangan mencoba untuk menyamakan perbedaan itu. Karena bagaimana penilaian Tuhan itu bukan kita yang menentukan. Sehingga bijak kiranya jika kita tidak men-judge agama yang berbeda dengan kita. Hal menarik yang beliau sampaikan juga yaitu bahwa Tuhan menciptakan surga yang begitu luas sehingga jangan pula mengatakan orang lain akan memperoleh neraka jika tidak sejalan dengan kita, baik kiranya beliau sampaikan kita untuk fastabiqul khoirot atau berlomba lomba dalam berbuat kebaikan. Sehingga lebih baik menjadikan diri kita lebih baik untuk menuju surga daripada sibuk menilai orang lain.

Bapak Drs. H. Saefuddin, M.PdI juga menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan dari menteri Agama RI agar para pendakwah ini menyampaikan tausyiah yang menyejukkan dan menjadikan tempat ibadah sebagai tempat penebar kasih sayang.(sn)


Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Masjid Al-Huda, Tabanan, Peraih Rekor MURI yang Jadi Tempat Mampir Wisatawan
Berita Berikutnya
Pembinaan Standarisasi Imam Masjid Provinsi Bali Tahun 2017

Rekomendasi:

Berita Terbaru: