(Inmas Bali) Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Ibu Hajjah Trisna Willy Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa seluruh istri ASN wajib memahami tugas dan posisi para suami sebagai pelayan publik serta menjaga dari melakukan perbuatan yang melanggar sumpahnya sebagai aparatur negara, karena di balik laki-laki hebat, ada seorang istri yang hebat juga. Karena selain memahami dan mendukung suami sebagai pelayan publik, seorang istri juga wajib menjaga stabilitas perekonomian keluarga. Disamping itu Ibu Hajjah Trisna Willy Lukman Hakim Saifuddin berpesan kepada seluruh DWP Kemenag Provinsi Bali bahwa peran ibu di tengah arus globalisasi diharapkan dapat mengarahkan perkembangan anak yang menguasi iptek dan imtaq. Ibu harus menguasai teknologi yang seimbang dengan anak yang memiliki kemampuan pengetahuan IT. Pesan ini disampaikan pada hari Sabtu, tanggal 8 April 2017 di Hotel Good Way.
Ketua DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Ny. Ni Ketut Suarni Lastra melaporkan bahwa kegiatan yang telah dilakukan adalah menjalin hubungan koordinasi dan kerjasama dengan instansi dan organisasi lain, menyelenggarakan penyuluhan tentang kanker servick, menyelenggarakan bazar dalam rangka peringatan HAB ke 71, menyelenggarakan penyuluhan tentang UUD kekerasan dalam rumah tangga, memberikan santunan kepada korban bencana yang terkena musibah dan sosialisasi tentang “Saya Perempuan Anti Korupsi” (SPAK). Agenda Dharma Wanita ini dihadiri oleh seluruh anggota DWP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Istri pejabat eselon III dan IV, Istri Kankemenag Kab/Kota, Istri Kepala KUA dan Madrasah MIN, MTsN, MAN se-Bali. (CA)