Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Gianyar Buktikan Sebagai Kota Seni

(Inmas Bali) Kota seni sudah begitu melekat pada Kabupaten Gianyar. Banyaknya penari dan pelukis yang lahir dari Kab. Gianyar. Lomba melukis Kerukunan yang baru tahun ini di gelar oleh Sub.Bagian Hukum dan KUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali mengangkat tema Warna Warni Baliku yang merupakan intepretasi dari kemajemukan hidup umat beragama di Bali. Kerukunan Hidup Umat Beragama di Provinsi Bali sudah ada sejak zaman dahulu, sehingga Sub.Bagian Hukum dan KUB yang membawahi kerukunan mencoba menggali daya imajinasi dari siswa siswi SLTA terhadap konsep kerukunan ini dalam media seni lukis.


Diikuti oleh 120 orang peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Bali lomba ini menghasilkan karya karya yang memukau dari siswa siswi ini. Namun, dari seluruh peserta ini hanya dipilih tiga besar juara yang memperoleh tropi penghargaan juga memperoleh hadiah Sepeda gayung untuk juara 1, tas punggung dan koper untuk juara 2, dan koper untuk juara 3.


Kepala Sub.Bagian Hukumdan KUB Bapak Drs. H. Saefuddin, M.PdI mengumumkan hasil dari pemenag lomba lukis ini Kota Denpasar meraih dua prestasi dengan keluar sebagai juara 3 yaitu Nadia Kusumawardana, dan M. Ridho Firdaus sebagai juara 2 serta keluar sebagai juara 1 Dewa Widiana dari Kab. Gianyar.
Siswa kelas XII SMKN 1 Sukawati ini mengusung tema pesta rakyat di Bali  dimana penari Bali yang berbaur dengan seluruh umat beragama dalam wadah kebersamaan. Hasil karya yang begitu halus seolah hasil karya pelukis profesional menarik perhatian dewan juri. Waktu empat jam yang diberikan oleh panitia mampu menghasilkan imajinasi yang sungguh luar biasa.(sn)

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Monitoring USBN Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2016/2017

Rekomendasi:

Berita Terbaru: