Denpasar, Humas Bali – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nizar Ali Jum’at, 5 November 2021 hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Menjadi begitu istimewa disela agenda kerjanya di Provinsi Bali Bapak Nizar Ali berkenan juga untuk memberikan pembinaan kepada seluruh Kepala Bidang/Pembimas, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Bali dan juga kepada seluruh ASN Kementerian Agama se Bali yang mengikuti kegiatan ini secara virtual.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali yang telah mampu mewujudkan Moderasi Beragama yang sesungguhnya seperti tema yang diangkat. Kenapa begini, karena meski Islam bukan agama mayoritas, namun berlandaskan sikap toleransi peringatan Maulid Nabi ini dapat digelar.” Ucap Nizar Ali.
Menurut Nizar Ali, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jika dikaitkan dengan moderasi beragama memiliki relevansi, yaitu bahwa Rasul penyampaian dakwahnya memiliki perbedaan saat menyampaikan di Madinah ataupun di Mekkah. Hal ini Rasul sesuaikan dengan kultur budaya daerah setempat, sehingga dikaitkan dengan konteks moderasi beragama sikap Rasul ini haruslah menjadi teladan bagi kita.
Moderasi Beragama merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yang memiliki empat indikator yaitu pertama adalah komitmen kebangsaan; kedua toleransi; ketiga anti kekerasan; dan keempat adalah penerimaan terhadap tradisi lokal. Lebih lanjut Nizar Ali menyampaikan bahwa Kementerian Agama saat ini telah menyiapkan program peguatan moderasi beragama yaitu melalui kegiatan Master of Training yang akan diikuti oleh seluruh eselon I dan II. Penguatan Moderasi Beragama ini juga nantinya akan dilakukan oleh seluruh ASN Kementerian Agama.
“Sebagai ASN Kementerian Agama dalam memahami Moderasi Beragama harus mengetahui 3M. Apa itu 3M, pertama adalah model diseminasi moderasi beragama yaitu bagaimana kita menyusun penguatan moderasi beragama, kedua adalah Modul yaitu bahan ajar, dan yang ketiga adalah modal yaitu anggaran” jelas Nizar.
ASN Kementerian Agama harus mampu menjadi pelopor moderasi beragama sebelum menyebarkan virus moderasi beragama ini kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Usai menyampaikan pembinaan dalam acara peringatan Maulid Nabi, Nizar Ali menyempatakna diri untuk mengunjungi Rumah Pelayanan Agama dan Keagamaan yang dimiliki oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Melihat kolam moderasi beragama yang menjadi manifestasi dari kerukunan hidup umat beragama. (sn)