(Inmas Bali) Menjadi rangkaian dari peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Provinsi Bali, Rabu, 09 Januari 2019 Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar lomba Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Adapun jenis lomba yang digelar yaitu yel yel SPAK dan bermain SPAK antara lain bermain Majo dan Semai. Lomba diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan pada masing-masing Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Bali.
Selain menyemarakkan peringatan HAB Kementerian Agama kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menyambung silaturahmi antar anggota Dharma Wanita se Bali, meningkatkan inovasi, wawasan, kreatifitas, dan kepercayaan diri anggota Dharma Wanita, dan juga untuk mengimplementasikan nilai-nilai anti korupsi melalui SPAK.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Ni Ketut Suarni Lastra dalam sambutannya menyampaikan bahwa penting dalam menanamkan nilai kejujuran dalam keluarga mengingat peran ibu dalam keluarga begitu penting, sehingga perlu kiranya nilai kejujuran ini menjadi pondasi dalam keluarga. Sementara itu dalam arahannya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali I Nyoman Lastra, S.Pd, M.Ag menyampaikan bahwa peran perempuan dapat menentuakan bagaimana karir dari suaminya. Perempuan mampu meminimalisir hal-hal yang berkaitan dengan korupsi. Sehingga sebagai perempuan harus mampu berperan bijak dan mengarahkan bagaiman langkah kedepan dari karir suami.
Lomba yel-yel paling menyita perhatian, karena masing-masing kabupaten pun membawa supporter mereka yang menyemarakkan suasana. Dari lomba yel-yel Kabupaten Buleleng keluar sebagai juara pertama kemudian Kabupaten Tabanan sebagai juara kedua dan Kabupaten Klungkung menempati peringkat ketiga. Kemudian dari lomba SPAK Kabupaten Jembrana menduduki peringkat pertama, kemudian Kota Denpasar pada peringkat kedua, dan peringkat ketiga ditempati oleh Kabupaten Klungkung.(sn)