Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Implementasi Kurikulum Merdeka, Kakanwil Komang Sri Marheni Berpesan Untuk Sisipkan Pesan Moral Saat Pembelajaran

Dengan diberlakukannya kurikulum Merdeka yang memiliki dasar orientasi pada bakat minat siswa sesuai dengan jenjangnya maka peningkatan SDM guru juga perlu ditingkatkan. Menyikapi hal tersebut Bidang Pendidikan Hindu pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali menggelar kegiatan Orientasi Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Agama Hindu Tingkat Menengah di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Hindu Ida Ayu Putu Gede Dharma Yanti, hadir untuk membuka secara resmi sekaligus memberikan sambutan kepada 50 orang peserta yang terdiri dari Guru Pendidikan Agama Hindu tingkat SMP dan SMA/K dari Kabupaten / Kota Se-Bali, Rabu, 11 Oktober 2023.

Mengawali sambutannya Kakanwil menyampaikan bahwa guru memiliki peran sentral dalam mendukung suksesnya implementasi Kurikulum Merdeka. Untuk itu penguatan karakter dalam diri guru sangat diperlukan sehingga dapat membangun karakter siswa melalui pendidikan dan pengajaran serta pengamalan nilai-nilai Pancasila, agama dan keagamaan Hindu.

Pada laporan kegiatan yang dibacakan oleh ketua pantia Sulastri, disampaikan bahwa tema yang diusung pada kegiatan ini adalah Melalui Orientasi Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Agama Hindu Tingkat Menengah Kita Wujudkan Profil Pelajar Pancasila yang berkarakter, cerdas dan Moderat. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali dan meningkatkan potensi dari Guru Pendidikan Agama Hindu tingkat Menengah di Provinsi Bali, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri melalui Implementasi Kurikulum Merdeka dengan pembelajaran yang berdiverensiasi.

Sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan ini, Kakanwil mengungkapkan jika Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan sejumlah ciri karakter dan kompetensi yang diharapkan untuk diraih oleh peserta didik, yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila, dimana enam ciri tersebut antara lain: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Lebih lanjut Kakanwil berpesan kepada para guru untuk selalu menyisipkan pesan moral dalam setiap pembelajaran agar dapat membangun sekaligus mengembangkan jiwa kepemimpinan serta tanggung jawab dalam setiap diri siswa. Begitu juga dengan apresiasi yang diberikan kepada para siswa diharapkan mampu menumbuh kembangkan karakter untuk terus belajar lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 (empat) hari pada hari Selasa 10 Oktober hingga  13 Oktober 2023 menghadirkan narasumber sebagai pemandu/fasilitator sebanyak 8 orang berasal dari Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) yaitu 2 Orang sedangkan dari Balai Guru Penggerak Provinsi Bali, Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Universitas Warmadewa, Universitas Bali Internasional (UNBI), Universitas Dhyana Pura, dan INSTIKI  masing-masing adalah 1 orang.(ca)

Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Kegiatan Peningkatan Sradha Bhakti Siswa Hindu Di Kabupaten Buleleng Tahun 2019
Berita Berikutnya
Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD, Kakanwil Sampaikan 5 Hal Yang Dapat Diciptakan Di Lingkungan Sekolah

Rekomendasi:

Berita Terbaru: