Bidang PHU Bali - Innalillahi wainnailaihi rojiun telah wafat seorang jemaah haji Provinsi Bali bernama Totok Nugroho, 55 tahun, dengan nomor passport E4730564. Almarhum wafat di Posko Kesehatan Arofah pada Jumat, 14 Juni 2024 pukul 13.53 WAS dan tergabung dalam Kloter SUB - 71 asal Kota Denpasar.
Demikian laporan Ketua Kloter SUB-71, H. Abu Siri, kepada Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Bali pada Jumat (14/6/24) sore waktu Indonesia Bagian Tengah.
Kepala Bidang PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Bali, H. Syarif Hidayatullah, menyampaikan rasa duka citanya, semoga keluarganya tabah menghadapi cobaan. "Kami meyakini almarhum Husnul khatimah, meninggal di hari yang agung, hari Jumat, di tempat yang dimuliakan serta pada puncak ibadah haji saat wukuf di Arofah," ujar H. Syarif.
Menurut informasi dari petugas kloter, almarhum sejatinya tampak sehat saat diberangkatkan dari Makkah dan sampai di Arafah pada pukul 10.00 WAS, sholat berjamaah dan sempat keluar tenda untuk mencari udara segar. "Beliau sempat beristirahat, namun ada jemaah yang melapor ke tim kesehatan untuk minta pertolongan karena sempat mengeluh sesak nafas. Tim kesehatan kloter juga memacu/memompa jantungnya, namun tampaknya sudah naza. Akhirnya dibawa ke posko kesehatan Arofah dan dinyatakan sudah meninggal dunia," kisah H. Anwar Hidayat, pembimbing ibadah Kloter SUB-71.
Sementara itu, seluruh jemaah haji Provinsi Bali yang tergabung dalam kloter 71 dan 72 telah berada di Arafah untuk wukuf, menjalankan puncak ibadah haji sampai terbenam matahari. Setelah waktu Maghrib, seluruh jemaah akan didorong menuju Muzdalifah dan Mina dengan sistem taraddudi dan murur. Kepala Bidang PHU Provinsi Bali menghimbau seluruh jemaah untuk terus menjaga kebugaran dan kesehatan masing-masing. "Bagi yang merasa ada gangguan kesehatan, segera konsultasikan dengan petugas kesehatan kloter," ujar H. Syarif. (nas)