Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Ka Kanwil Bali Ajak ASN Menjadi Kreatif, Inovatif, Inspiratif, dan Solutif

(Humas Bali) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Rabu, 21 Oktober 2020 mengikuti kegiatan Kreatif, Inovatif, Inspiratif, dan Solutif (KIIS) Seri 5 yang merupakan program mingguan rutin yang digelar oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam seri kelima ini menjadi narasumber Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Selatan, dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali. Kegiatan ini digelar dalam rangka optimalisasi program pengawasan, reformasi birokrasi dan program early warning system serta humas bicara yang mengusung tema “Jadi ASN Solutif: Pelayan Berbasis Daring”.


Bertempat di ruang kerja Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni dalam kesempatan ini menyampaikan materi Solusi Pelayanan Online di Kementerian Agama. Keberhasilan Komang Sri Marheni yang membawa Kantor kementerian Agama Kota Denpasar menjadi satuan kerja dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2018 dan tahun 2020 ini diusulkan menjadi unit kerja layanan berpredikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pada awal tahun 2020 ini pun sosoknya kembali menorehkan prestasi dengan berhasil meraih penghargaan sebagai tokoh inspiratif dan inovatif pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2020.



Pandemi ini merubah segala struktur dan pola hidup manusia di seluruh dunia.Semua kegiatan social manusia kini dibatasi, namun kebutuhan hidup manusia terus berjalan dan tetap harus dipenuhi. Mau tidak mau, manusia harus beradaptasi dengan revolusi industry 4.0 dan covid 19. Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar sendiri jauh sebelum pandemi ini terjadi telah mampu mengembangkan pelayanan melalui daring antara lain melalui aplikasi layanan Pendaftaran Online Layanan Agama Denpasar (Pola Denpasar), pusat pelayanan agama dan keagamaan (Puspaka), dan Rekomendasi Umroh Denpasar (Rerod). Pandemi Covid 19 ini juga menghasilkan inovasi yaitu Naga panco (Pelayanan Agama Selama Pandemi Covid 19)  yaitu modifikasi pelayanan selama pandemi yang dioptimalkan secara online.


Komang Sri Marheni mengajak agar seluruh ASN Kementerian Agama untuk cerdas dalam membaca kondisi dengan kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan dapat dikatakan atau dirasakan berhasil jika mampu membuat masyarakat tersenyum terhadap pelayanan yang kita berikan. Masyarakat harus merasa nyaman terhadap pelayanan yang kita berikan” ujar Marheni. Kegiatan Kreatif, Inovatif, Inspiratif, dan Solutif (KIIS) dikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama se-Bali melalui jaringan online serta hampir diikuti oleh 500 orang partisipan di seluruh Indonesia yang mengakses kegiatan ini melalui aplikasi virtual meeting.(sn)

Galeri Foto-foto

Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Menag: Santri, Teguh Beragama dan Teladan Bela Negara

Rekomendasi:

Berita Terbaru: