(Humas Bali) Biro HDI Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI menggelar kegiatan Sosialisasi Program Prioritas Menteri Agama “Transformasi Digital” Intergrasi Jaringan (MORA NET) Tahun 2022 bertempat di Harris Hotel dan Residence Sunset Road, Denpasar. Kegiatan diikuti oleh 1.200 peserta dan digelar selama empat hari dari tanggal 21 hingga 24 Februari 2022. Peserta sendiri terdiri dari unsur pranata komputer dan Sub.Bag Tata Usaha Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, peserta wajib menyertakan hasil swab antigen sebelum mengikuti kegiatan ini.
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Image Building dan Pengembangan IT Bapak Wibowo Prasetyo dan Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama RI membuka kegiatan ini.
Kegiatan Sosialisasi Program Prioritas Menteri Agama “Transformasi Digital” Intergrasi Jaringan (MORA NET) digelar dalam rangka Konsolidisi pelaksanaan integrasi Jaringan komunikasi Aman (konektifiti) yang mengintegrasikan Kanwil, Kankemenag dan KUA revitalisasi, Konsolidasi pelaksanaan integrase Data Center (DC) dan pengadaan Disaster Recovery Center (DRC) Tahun 2022.
Transformasi Digital bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan keagamaan yang prima, cepat, tepat, akurat dan terintegrasi, maka transformasi digital menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Terlebih dimasa pandemi ini yang memaksa kita untuk bekerja dan berpikir extra ordinary, untuk merespon cepat situasi kondisi yang muncul akibat dampak covid 19 ini.
Kepala Kantor Wilyah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni selaku tuan rumah menyambut baik kegiatan ini dan selalu memantau pelaksanaan kegiatan ini setiap harinya.
“Saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini yang tentunya sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi layanan publik.” Ujar Sri Marheni
Komang Sri Marheni dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini serentak, akan dilaksanakan revitalisasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan, pusat data keagamaan, rumah Moderasi Beragama di kecamatan dan Bali.
“Kami melakukan langkah langkah dan inovasi inovasi untuk bisa menarik pengunjung untuk datang ke Bali melalui pembangunan ZI WBK/WBBM. Kami melalukan perubahan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan menjadikan Kanwil sebagai pusat Inspirasi. Gayung pun bersambut Menteri Agama merespon Bali sebagai pusat inspirasi dan pusat studi tiru WBK/WBBM banyak kunjungan yang datang untuk studi tiru. Termasuk Menag juga memberi kepercayaan Bali sebagai pilot projek Revitalisasi KUA.” Jelas Ka Kanwil.
Dengan inovasi Transformasi Digital Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali akan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan maupun keagamaan Kementerian Agama yang prima, cepat, tepat, akurat dan terintegrasi, maka transformasi digital menjadi mitigasinya.(sn)