(Humas Bali) Workshop
Akreditasi Pasraman Formal yang digelar oleh Bidang pendidikan agama Hindu
memiliki peran yang sangat strategis dalam hal pengelolaan lembaga pendidikan seperti
Pasraman formal secara professional.
Hal tersebut
disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri
Marheni saat mengawali sambuatannya pada pembukaan Workshop Akreditasi Pasraman
Formal di Hotel Puri Nusa Indah, Senin (29/5/2023).
Sementara itu Ni
Nyoman Suderiasih selaku ketua panitia melaporkan bahwa worksop ini berlangsung
untuk membangun, mengembangkan dan meningkatkan sistem pengendalian mutu
pendidikan di Pasraman yang sesuai dengan standarisasi Pendidikan, evaluasi mutu sekolah, Akreditasi sekolah,
dan sertifikasi peningkatan mutu pendidik.
Lebih lanjut
dalam sambutannya Ka Kanwil Komang Sri Marheni mengapresiasi dan menyampaikan
terima kasih kepada Kepala Bidang Pendidikan Hindu Ida Ayu Putu Gede Dharma
Yanti beserta jajaran yang telah merencanakan sekaligus menyelenggarakan Kegiatan
Workshop Akreditasi Pasraman Formal.
Workshop yang
berlangsung selama 3 hari Senin, 29 Mei hingga Rabu, 31 Mei 2023 diikuti 50 orang peserta yang
berasal dari guru Pasraman dan pengelola Pasraman. Sedangkan tema yang diusung
adalah Melalui Workshop Akreditasi Pasraman Formal kita tingkatkan Mutu atau
kualitas pendidikan Pasraman yang unggul.
Ka Kanwil
mengajak kepada peserta agar benar-benar memiliki integritas, loyalitas dalam
mengelola Pasraman sehingga dengan meningkatnya pengendalian mutu pendidikan
seperti standarisasi Pendidikan,
evaluasi mutu sekolah, Akreditasi sekolah, dan sertifikasi peningkatan
mutu pendidik, dapat menjadikan keberadaan Pasraman sebagai salah satu lembaga
pendidikan yang memenuhi standar akreditasi nasional.
“Usia lembaga
pendidikan Pasraman masih tergolong sangat muda. Maka perlu ditangani secara
professional dan harus berkualitas. Tingkatkan dan kembangkan wawasan, kemampuan
keterampilan dan inovasi agar akreditasi yang merupakan salah satu indikator untuk
meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas dan profesioanl dapat dicapai
sesuai dengan harapan yang diinginkan” tutur Komang Marheni
Sesuai dengan
tema yang diusung Ka Kanwil berharap dengan terpenuhinya standar akreditasi
nasional kualitas pendidikan di Pasraman akan semakin profesioanl dan inovatif
sehingga sertifikasi mutu pendidik menjadi meningkat dan mampu mencetak
lulusan-lulusan terbaik serta menjadikan Pasraman sebagai salah satu lembaga
pendidikan formal yang diminati di masyarakat.
Adapun
Narasumber yang dihadirkan berjumlah 6 orang dari Badan Akreditasi
Nasional Pendidikan Anak Usia Dini ( BAN
Paud ) dan Badan Akreditasi Nasional
Sekolah/Madrasah ( BAN SM ). (ca)