(Humas Bali) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali melepas kafilah yang akan berjuang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXVIII di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 14 hingga 21 November 2020. Selasa, 10 November 2020 Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si didampingi oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam memberikan pembinaan terakhir bagi para Duta Bali yang akan berjuang di MTQ ke XXVIII. Bertempat di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali pembinaan ini juga mengedepankan protokol kesehatan.
Menurut Kasi Penerangan Agama Islam dan Sistem Informasi Mahmudi, S.Ag., M.Ag Kafilah Bali akan mengikuti 14 cabang yang dilombakan. MTQ kali ini terasa berbeda karena seleksi dan pembinaan dilakukan intens secara daring. Tujuan dilakukan pembinaan kali ini adalah untuk memberi semangat bagi peserta untuk mampu menuai prestasi dalam ajang MTQ ke XXVIII kali ini.
Sementara itu Kepala Bidang Bimas Islam Dr. Arjiman, M.Pd mengharapkan agar peserta dapat mengamalkan ajaran dalam Al Quran. “Saya berharap agar peserta tidak hanya mampu membaca dan menghafalkan Al Quran saja tetapi mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan. Melalui MTQ ini juga diharapkan mampu melahirkan anak bangsa yang berkualitas tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki akhlak mulia.” Harap Arjiman.
Komang Sri Marheni dalam arahannya menyampaikan bahwa pandemi Covid 19 ini membuat peserta terbatasi dalam pelaksanaan pembinaan, namun dia mengharapkan ini tidak mengurangi semangat untuk memberikan penampilan yang terbaik. “Saya berharap agar pembinaan dapat selalu dilakukan secara maksimal dan professional, sehingga mampu menghasilkan duta duta Bali yang siap berjuang di kancah nasional” tegas Marheni.
Lebih lanjut Marheni juga menyampaikan agar peserta mampu melestarikan seni budaya membaca Al Quran yang mampu menjadi Qurani bangsa Indonesia sehingga menghasilkan genari yang berakhlak Al Quran.
Kontingen Bali akan diberangkatkan menuju Padang pada tanggal 12 November 2020.(sn)