(Humas Bali) Menindaklanjuti edaran pemerintah untuk memberikan internet gratis kepada para pelajar, saat ini Kementerian Agama melalui Direktorat Jendral Pendidikan Islam telah melakukan kerjasama dengan salah satu penyedia layanan telekomunikasi Smartfren untuk memberikan kartu perdana dan kuota internet gratis untuk penggiat Pendidikan yang berada dalam naungan Kementerian Agama. Hal ini juga diteruskan oleh Kementerian Agama Provinsi Bali melalui Bidang Pendidikan Islam untuk terlibat dalam kerjasama tersebut dengan Smartfren Bali. Rabu, 7 Oktober 2020 bertempat di ruang rapat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali dilaksanakan penandatanganan kerjasama dan juga disaksikan oleh seluruh madrasah se Bali yang dilakukan secara virtual.
Mochamad Fadillah selaku Regional Head Smartfren Bali menyampaikan Smartfren sangat mendukung program pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh karena kami memahami pentingnya pendidikan sebagai penentu masa depan bangsa dan dalam masa ini, belajar di rumah adalah kunci terhadap keberhasilan pendidikan tersebut.
”Menggunakan jaringan telekomunikasi Smartfren yang sudah 100 persen 4G, kami yakin para pelajar dan tenaga pendidik akan bisa bertatap muka secara virtual serta menjalankan kegiatan belajar-mengajar dengan lebih efektif, lancar dan mudah”Ujar Fadillah.
Fadillah pun menyampaikan jika ada masalah terkait layanan Smartfren dapan segera menghubungi operator wilayah yang telah disampaikan contact person nya.
Sementara itu Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si dalam sambutannya menyambut baik kerjasama ini dan memberikan dukungan penuh untuk mempermudah aktivitas pembelajaran siswa madrasah, karena segala sesuatu yang baik dan bisa mempermudah pelajar dan tenaga pendidik untuk melakukan proses belajar harus didukung semaksimal mungkin oleh seluruh stakeholder yang ada didalamnya.
“Saya meyakini bahwa Smartfren pasti sangat mendukung program pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh karena kita memahami pentingnya pendidikan sebagai penentu masa depan bangsa dan dalam masa ini, belajar di rumah adalah kunci terhadap keberhasilan pendidikan tersebut. menggunakan jaringan telekomunikasi yang sudah 100 persen 4G, saya yakin para pelajar dan tenaga pendidik akan bisa bertatap muka secara virtual serta menjalankan kegiatan belajar-mengajar dengan lebih efektif, lancar dan mudah” Ucap Marheni
“Semoga melalui kerja sama ini dapat membantu terlaksananya kegiatan belajar jarak jauh sekaligus menjaga semangat para siswa dan tenaga pendidik di Provinsi Bali untuk bisa tetap menggapai cita cita” Harap Marheni.
Untuk pemanfaatan layanan telekomukasi dan informasi dalam mendukung program madrasah digital belajar jarak jauh diharapkan agar kerjasama ini bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di madrasah meskipun saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19.
Kerjasama ini merupakan langkah yang diambil oleh Kementerian Agama dalam rangka untuk meringankan beban orang tua siswa madrasah yang diambil dari sumber biaya diluar APBN. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dengan Regional Head Smartphone dan disaksikan oleh Kabag TU serta perwakilan dari Bidang Pendidikan Islam dan juga disaksikan secara virtual oleh seluruh Kepala Madrsah se Bali. Bantuan kartu perdana ini diterima secara simbolik oleh Kepala Kanwil yang nantinya akan disalurkan kepada seluruh siswa didik dan tenaga didik melalui Bidang Pendidikan Islam. (sn)