Cari

Pilih tema:
Selamat Datang ZI

Kabag TU Apresiasi Upaya Peningkatan Kualitas, Profesionalisme serta Integritas Perencana

Denpasar (Kemenag) – Dalam rangka Pembinaan kualitas SDM JFT Perencana, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Melalui Tim Kerja Perencanaan Data dan Informasi  menggelar Workshop Perencanaan Anggaran bagi JFT Perencana di Quest San Hotel Denpasar. Selasa (28/05/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dengan Kementerian Agama RI di Jakarta dan satuan kerja Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, STAH Mpu Kuturan Singaraja serta Kementerian Agama Kab/Kota dalam merumuskan perencanaan program  kegiatan dan anggaran. Peningkatan Mutu SDM Perencana dan penyusun anggaran bagi JFT Perencana di lingkungan Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali akan berimplikasi pada semakin optimalnya rencana prioritas, efisiensi dan perencanaan anggaran sesuai pagu yang ditetapkan.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov Bali H. Arjiman saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa dalam merancang dan melaksanakan kebijakan, memiliki visi dan mindset yang sejalan antara pimpinan dan para perencana merupakan kunci utama. Hal ini karena visi menjadi landasan yang mengarahkan langkah-langkah ke depan. Sebuah keistimewaan dalam perencanaan adalah kemampuan untuk melihat jauh ke depan dan melepaskan diri dari keterikatan pada kebijakan saat ini. Setiap organisasi memiliki visi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu.

“Melalui sesi-sesi interaktif dan diskusi yang akan membahas berbagai aspek yang terkait dengan penyusunan rencana kerja dan anggaran, termasuk identifikasi kebutuhan, alokasi anggaran yang proporsional serta mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berkualitas,” kata Kabag TU.

Terjadinya pergeseran paradigma kebijakan publik seiring dengan pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia telah menimbulkan perubahan sistem dan mekanisme perencanaan dan pengelolaan organisasi publik. Konsekuensi logis dari adanya perubahan tersebut memerlukan penataan kembali aparatur pemerintah guna mewujudkan tercapainya kualitas rencana pembangunan nasional dan daerah, efektivitas pelaksanaan fungsi manajemen pembangunan, efektivitas pelaksanaan kegiatan pembangunan dan peningkatan kualitas, profesionalisme serta integritas para perencana.

“Pimpinan organisasi diingatkan akan pentingnya melibatkan perencana dalam tahap implementasi program-program yang diusung, sebab hanya dengan keterlibatan mereka program-program tersebut dapat dijalankan dengan efektif dan efisien. Analisis yang mendalam mengenai kebutuhan, prioritas dan output yang diharapkan menjadi landasan utama dalam merancang strategi perencanaan yang tepat,” ujar H. Arjiman.

Perencanaan bukanlah proses yang statis, seiring perjalanan waktu dan perubahan kebijakan, revisi-revisi perlu dilakukan demi memastikan program-program tetap relevan dan dapat mencapai sasaran yang diinginkan. Kecemasan terhadap kelancaran pelaksanaan program menjadi pendorong untuk terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merencanakan secara efektif.

Kabag TU berharap agar kegiatan ini menjadi wahana untuk membuka pikiran, memberikan masukan dan berdiskusi secara konstruktif mengenai tugas dan fungsi masing-masing. Penghargaan tertinggi diberikan kepada peran penting para perencana, yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.

 "Saya harapkan seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dalam setiap sesi workshop ini, bertukar pengalaman dan berkolaborasi dalam merumuskan strategi perencanaan anggaran yang tepat. Dengan kerjasama dan komitmen bersama, saya yakin bahwa kita akan mampu menghasilkan rencana anggaran yang berdaya guna dan berdaya saing serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai visi dan misi Kementerian Agama di tingkat Provinsi," Ujar Arjiman.

Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal 28 hingga 29 Mei 2024 diikuti oleh 31 peserta yang terdiri JFT  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan JFT Perencana Lintas Sektor yang terkait.(cace,iba).


Berita Sebelumnya
Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV
Berita Berikutnya
Sekretariat Wakil Presiden Kunjungi Kampung Moderasi Beragama Desa Adat Tojan, Kabupaten Gianyar

Rekomendasi:

Berita Terbaru: